3 Pemuda di Kalbar Sekap-Perkosa ABG 14 Tahun Ditangkap

Kalimantan Barat

3 Pemuda di Kalbar Sekap-Perkosa ABG 14 Tahun Ditangkap

Muhammad Budi Kurniawan - detikSulsel
Jumat, 30 Sep 2022 00:02 WIB
Poster
Ilustrasi (Foto: Edi Wahyono)
Kubu Raya -

Polisi menangkap tiga pemuda yakni HR (22), YG (20) dan DD (22), warga asal Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat (Kalbar). Tiga pemuda itu ditangkap lantaran melakukan penyekapan dan pemerkosaan terhadap anak di bawah umur berinisial ZK (14).

"Benar, telah kita amankan 3 orang pelaku penyekapan dan persetubuhan anak di bawah umur," ungkap Kasat Reskrim Polres Kubu Raya, Iptu Teuku Rivanda Iksan kepada detikcom, Kamis (29/9/2022).

Peristiwa penyekapan itu terjadi di rumah salah satu pelaku yaitu HR di Kecamatan Sungai Raya, Kubu Raya pada Kamis (22/9). Selama tiga hari, para pelaku mengunci korban di dalam kamar HR.


"Korban dikunci di dalam kamar, dan selama disekap korban disetubuhi lebih dari sekali dan dilakukan bergiliran oleh para pelaku," terangnya.

Peristiwa itu terungkap setelah ibu korban mendapatkan informasi dari warga yang menggerebek rumah pelaku dan menemukan korban yang dalam kondisi linglung.

"Saat diselamatkan warga dan ibunya, korban kondisinya linglung karena trauma menjadi korban penyekapan 3 hari dan pemerkosaan," bebernya.

Setelah diamankan warga, ketiga pelaku langsung diringkus kepolisian. Kemudian dari keterangan ketiga pelaku tersebut, mereka mengaku tidak kenal dengan korban.

"Para pelaku dan korban ini tidak saling kenal, jadi awalnya para pelaku ini mengajak bertemu korban. Setelah bertemu korban langsung disekap ketiganya," ungkapnya.

Kepada polisi, pelaku nekat melakukan pemerkosaan karena nafsu terhadap korban. Korban dilarang pulang sehingga para pelaku menyekapnya di rumah pelaku HR.

"Katanya nafsu kepada korban, cuman saat ini kami baru memeriksa para pelaku, sedangkan korban sampai saat ini belum bisa dimintai keterangan lantaran mengalami trauma berat," ujarnya.

Kini ketiga pelaku telah diamankan di Polres Kubu Raya guna penyelidikan lebih lanjut, atas perbuatannya para pelaku di jerat Pasal 81 Ayat (1), Ayat (2) Undang-Undang Nomor 17 tahun 2016 Tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2016 Tentang Perubahan Kedua Atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak menjadi Undang-Undang Jo Pasal 76 D Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2014 Tentang perubahan atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak.



Simak Video "LPSK Sebut Korban Pemerkosaan di Kemenkop UKM Alami Trauma Berat"
[Gambas:Video 20detik]
(tau/sar)