Relawan Jokowi Sebut Musyawarah Rakyat Jadi Miniatur Pemilu 2024 di Sulsel

Relawan Jokowi Sebut Musyawarah Rakyat Jadi Miniatur Pemilu 2024 di Sulsel

Xenos Zulyunico Ginting - detikSulsel
Kamis, 29 Sep 2022 23:43 WIB
Ketua Panitia Nasional Musra, Panel  Barus
Ketua Panitia Nasional Musra, Panel Barus (Foto: Xenos/detikSulsel)
Makassar -

Musyawarah rakyat (musra) yang digelar gabungan relawan Joko Widodo (Jokowi) di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel) pada 2 Oktober nanti akan menjaring capres-cawapres potensial di pemilu 2024. Ketua Panitia Nasional Musra Panel Barus mengibaratkan musra di Makassar sebagai miniatur pemilu 2024 di Sulsel.

"Musra ini miniatur pemilu lah di Sulawesi Selatan. Bisa nggak pendukung Ganjar masuk ke situ? Bisa. Pendukung Anies masuk ke situ? Bisa. Yang dukung Jokowi 3 periode masuk ke situ? Bisa. Yang dukung Prabowo masuk ke situ? Bisa," ungkap Panel Barus saat konferensi pers di Makassar, Kamis (29/9/2022).

Sehingga pihaknya berharap 25 ribu peserta yang hadir saat musra nanti diharap menjadi representasi rakyat di 24 kabupaten/kota di Sulsel. Menurutnya ini merupakan usaha untuk melibatkan rakyat sebanyak-banyaknya untuk berpartisipasi.


"Yang pasti bagaimana keinginan rakyat di Sulsel tidak kita rekayasa. Karena kita malah butuh mendapatkan sesuatu yang orisinil. Dengan melibatkan banyak orang, kita ingin mendapatkan gambaran yang paling jernih. Keinginan rakyat Sulsel ini seperti apa," bebernya.

Selain karena jadwal Jokowi bertepatan ke Sulsel, Panel menuturkan Sulsel dipilih menjadi tuan rumah musra karena menjadi episentrum Indonesia Timur. Masa depan Indonesia ada di Indonesia Timur. Sulsel ini menjadi representasi konstelasi politik di Indonesia timur.

"Yang boleh hadir adalah seluruh masyarakat ber-KTP Sulsel dan semua punya hak politik itu. Mau petani boleh, nelayan boleh buruh boleh, pelajar, wartawan boleh, silakan," jelasnya.

Panel menuturkan jika musra ini adalah inovasi politik. Eksperimen politik baru yang akan menjadi legacy bagi Jokowi. Apalagi menurutnya Jokowi juga lahir dari gerakan rakyat. Sehingga musra ini disebutnya penting untuk melahirkan pemimpin yang dicintai rakyat.

"Pak Jokowi lahir dari wali kota loh. Artinya Bupati Enrekang juga bisa, Bulukumba juga bisa, semua bisa. Apa yang tidak bisa?" tukasnya.



Simak Video "Hasil Musra Relawan Jokowi Riau: Sandiaga Capres Harapan Rakyat"
[Gambas:Video 20detik]
(tau/sar)