PN Makale Izinkan Sejoli Menikah Beda Agama di Toraja, Katolik dan Islam

PN Makale Izinkan Sejoli Menikah Beda Agama di Toraja, Katolik dan Islam

Rachmat Ariadi - detikSulsel
Kamis, 29 Sep 2022 16:25 WIB
Ilustrasi pernikahan.
Foto untuk ilustrasi: Shutterstock
Tana Toraja -

Pengadilan Negeri (PN) Makale, Tana Toraja, Sulawesi Selatan (Sulsel) mengizinkan perkawinan pasangan beda agama Katolik dengan Islam. Pemberian izin pernikahan beda agama itu merupakan yang pertama kali terjadi di Tana Toraja.

"Pasangannya berinisial YD agama Katolik, dan istrinya MA beragama Islam. Ini pertama kali di Toraja," kata Humas PN Makale Elkan Rerung kepada detikSulsel, Kamis (29/9/2022).

Elkan mengungkapkan bahwa pasangan tersebut mengajukan permohonan di PN Makale pada awal 2022 lalu dengan tujuan agar hubungan pernikahan keduanya mendapatkan perlindungan dan pengakuan hukum. Pasangan YD dan MA menginginkan pernikahan mereka diakui negara.


"Mereka ingin hubungan pernikahan mereka diakui negara. Mungkin juga ada administrasi yang mau dilengkapi, karena kan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) tidak bisa memberikan atau melengkapi administrasi jika tidak ada putusan pengadilan, ini khusus pernikahan beda agama yah," ungkapnya.

Elkan menjelaskan YD dan MA sudah menjalin hubungan pernikahan sejak 2014 lalu, dengan melakukan resepsi secara adat. Kedua keluarga mempelai kata Elkan, juga tidak mempersoalkan perbedaan agama mereka. Sehingga, hal tersebut menjadi pertimbangan PN untuk mengabulkan permohonan pernikahan dua sejoli itu.

"Jadi mereka sudah menjalin pernikahan sejak 2014, bahkan sudah dikaruniai anak. Waktu pernikahan mereka secara adat Toraja yah. Mereka juga sudah punya kartu keluarga dan KTP. Jadi ini menjadi unsur pengabulan permohonan PN," jelasnya.

Dia juga menambahkan bahwa PN secara aturan tidak boleh menolak suatu perkara. Meski demikian, pengadilan memiliki pertimbangan hukum secara rasional dalam memutuskan suatu perkara.

"Pada dasarnya kami (Pengadilan Negeri) tidak boleh menolak suatu perkara. Tapi tentu kita punya pertimbangan hukum yang rasional. Tidak masalah selama ada ada dasar hukumnya," tandasnya.



Simak Video "PN Surabaya Sahkan Nikah Beda Agama, Ma'ruf Amin: Tidak Boleh"
[Gambas:Video 20detik]
(hmw/asm)