212 Guru Honorer K2 Pemkot Makassar Bakal Diangkat Jadi PPPK Tanpa Tes

212 Guru Honorer K2 Pemkot Makassar Bakal Diangkat Jadi PPPK Tanpa Tes

Nurul Istiqamah - detikSulsel
Selasa, 27 Sep 2022 18:17 WIB
Kantor Wali Kota Makassar Sulsel
Foto: Kantor Wali Kota Makassar. (Noval Dhwinuari Antony-detikcom)
Makassar -

Sebanyak 212 guru honorer kategori II (K2) Pemkot Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel) bakal langsung diangkat menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Mereka tidak perlu lagi melalui tes pada seleksi PPPK 2022.

"Iya (212), kan dia (guru honorer K2) sudah tes, sudah lulus tahun-tahun kemarin tapi belum diangkat. Nah tahun inilah diangkat," ujar Kepala Badan Kepegawaian Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Makassar Andi Siswanta Attas kepada detikSulsel, Selasa (27/9/2022).

Diketahui, Pemkot Makassar mendapat jatah penerimaan PPPK 2022 total sebanyak 749 formasi. Dari 749 formasi, 695 disiapkan untuk mengisi kebutuhan guru, lalu 212 di antaranya merupakan guru honorer K2.


Siswanta menjelaskan, guru honorer K2 adalah mereka yang lulus passing grade atau memenuhi nilai ambang batas di seleksi tahun 2021, namun belum memperoleh formasi. Berdasarkan PermenPAN-RB, guru dengan status tersebut, masuk dalam kategori prioritas 1 yang pada PPPK Guru 2022 penempatannya dilakukan langsung sesuai ketetapan mekanisme.

"Jadi begini, ada K2 yang sudah lulus, tetapi belum diakomodir. Nah tahun ini disuruh akomodir, data-datanya dari pusat sudah ada. Karena pengusulannya dia bilang K2 yang belum terangkat, diangkat tahun ini. Artinya kalau diangkat, tidak perlu dites," ungkapnya.

Lebih lanjut Siswanta menuturkan, 212 guru honorer K2 hanya perlu melakukan pendaftaran ulang. Selanjutnya akan dikukuhkan bersama calon ASN lainnya yang berhasil lolos dalam seleksi PPPK 2022.

" (Honorer K2) mendaftar ulang, yang lainnya peserta calon ASN) dites. (Honorer K2) Ikut dilantik pada saat setelah pengumuman lulus untuk jadi PPPK bersamaan dengan yang lulus," beber Siswanta.

Pihaknya mengemukakan, nama-nama guru honorer K2 sudah terdata. Penempatan formasinya bahkan sudah ditetapkan.

"Yang jelas nama-namanya sudah ada mi. Sudah ada mi sekolahnya juga. Namanya si A di sekolah B. Namanya si C di sekolah ini. Ada semua mi penempatannya," tegasnya.

Namun Siswanta tidak mengetahui pasti detail mekanisme pengangkatan langsung guru honorer K2 tersebut. Pihaknya masih menunggu arahan dan petunjuk teknis dari KemenPAN-RB.

"Kan belum ada juknisnya, baru dikasih ki saja berapa kuota, sekian orang. Bagaimana teknis pelaksanaannya kita juga belum tahu. Tanggal berapa ini pengumumannya tanggal berapa ininya, belum ada. Nanti kalau ada juknis pasti kita lempar," ungkapnya.

Sebelumnya, Kepala Bidang Pengadaan dan Informasi BKPSDM Makassar Ilham Rasul menuturkan, dari total kuota 749 formasi yang diberikan pusat untuk seleksi PPPK 2022, 695 di antaranya formasi guru. Sementara 54 sisanya dipersiapkan untuk formasi tenaga teknis.

"Terdiri dari 695 formasi guru dan 54 formasi tenaga teknis. Untuk rinciannya akan kami umumkan melalui website resmi BKPSDM," papar Ilham saat dikonfirmasi, Jumat (16/9).

Dia menyampaikan, tahun ini penerimaan aparatur sipil negara (ASN) hanya difokuskan pada PPPK. Sementara untuk pegawai negeri sipil (PNS) ditiadakan. Hal itu merujuk pada Kebijakan Surat Edaran (SE) Menteri PANRB Nomor B/1161/M.SM.01.00.2021 tanggal 21 Juli 2021 perihal pengadaan ASN tahun 2022 hanya berlaku untuk kategori PPPK.

"CPNS yang tidak ada (untuk penerimaan tahun ini)," jelasnya.



Simak Video "Ancam Mogok Ngajar, Guru Honorer Tuntut Diangkat Jadi Tenaga P3K"
[Gambas:Video 20detik]
(sar/asm)