Honorer Makassar Terancam Nganggur gegara Sulit Akses Pendataan Non-ASN

Honorer Makassar Terancam Nganggur gegara Sulit Akses Pendataan Non-ASN

Nurul Istiqamah - detikSulsel
Senin, 26 Sep 2022 22:30 WIB
Tenaga honorer di depan kantor BKPSDM Makassar.
Foto: Tenaga honorer di depan kantor BKPSDM Makassar. (Nurul Istiqamah/detikSulsel)
Makassar -

Sejumlah tenaga honorer lingkup Pemkot Makassar ramai-ramai mendatangi Balai Kota. Mereka terancam menganggur jika tidak lagi tercatat sebagai pegawai honorer atau pegawai non-ASN lantaran kesulitan mengakses aplikasi pendataan tenaga non-ASN via online.

"Pada intinya kan ini MenPAN-RB perintahkan kita untuk mendata saja dulu. Jadi kalau tidak terdata memang sekarang mungkin tidak dianggap-mi sebagai tenaga honorer," ujar Kepala Bidang Kepegawaian dan Informasi BKPSDM Kota Makassar Muh Ilham Rasul kepada detikSulsel, Senin (26/9/2022).

Ilham menjelaskan, pendataan tenaga non-ASN merupakan kebijakan dari Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB). Tujuannya untuk mengetahui pemetaan jumlah tenaga non-ASN.


"Karena kan ini pendataannya pusat, dia mau tahu bahwa berapa kira-kira jumlahnya sebenarnya seluruh Indonesia," sambungnya.

Pihaknya mengaku sistem aplikasi pendataan tenaga non-ASN kadang error. Belum lagi banyaknya jumlah pegawai honorer yang mesti mengakses aplikasi untuk pendataan.

"Karena ini memang kita jumlahnya banyak kan. Terus kadang aplikasinya kadang error, terus tidak bisa dia admin (banyak), cuma satu. Tidak bisa kita multiple login (banyak admin)," tuturnya.

Menurut Ilham, BKPSDM berencana mengajukan perpanjangan masa pendataan dan peng-input-an akun tenaga honorer kepada pusat. Untuk saat ini, pendataan dan peng-input-an akun tenaga honorer dapat dilakukan hingga tanggal 29 September 2022 dilanjutkan dengan masa sanggah hingga 30 Oktober mendatang.

"Iye. 29 (September). Tapi kan nanti ada masa sanggah lagi sampai 30 Oktober. Ini kami rencana mau ajukan perpanjangan (pendataan dan peng-input-an akun)," tuturnya.

Tenaga honorer di depan kantor BKPSDM Makassar.Foto: Tenaga honorer saat melengkapi data untuk pendataan pegawai non-ASN di depan kantor BKPSDM Makassar. (Nurul Istiqamah/detikSulsel)

Ilham menjelaskan beberapa kendala lain yang menghambat pendataan tenaga non-ASN karena kesalahan peng-input-an data pribadi dari tenaga honorer sendiri. Sehingga beberapa data perlu diperbaharui.

"Ada yang salah upload dokumen, ada yang mau direset akunnya, ada yang tidak bisa memang login karena berbeda data dengan KTP-nya beda data NIK-nya. Kayak begitu semua permasalahannya," urainya.

Sejak beberapa hari terakhir, tenaga honorer terus berdatangan ke kantor Balai Kota Makassar karena masalah gagal login, kesalahan input data hingga data yang diinput tidak lengkap. Sehingga dirinya belum bisa memastikan berapa jumlah honorer yang telah terdata dan tengah bermasalah.

"Saya kurang tahu mi juga itu karena tidak kuhitung. Tiap hari ada ini. (Kemungkinan) bertambah dan jangan sampai ada juga yang anu (berproses) toh masih diverifikasi semua berkasnya, ada yang belum memenuhi syarat," ungkapnya.

Lebih lanjut, Ilham menjelaskan nantinya setelah seluruh tenaga honorer bisa mengakses akunnya masing-masing, selanjutnya mereka harus meng-input dokumen tambahan secara online berupa SK pengangkatan serta slip gaji terbaru.

"Jadi kita daftar dulu akunnya semua, diaktifkan. Kemudian masing-masing meng-upload SK dan daftar gaji. Satu slip gajinya selama minimal satu tahun terakhir masa kerjanya," jelas Ilham.

Proses pendataan tenaga honorer ini kata Ilham, akan berlangsung hingga akhir Oktober. Termasuk di dalamnya tahap uji publik dimana tenaga honorer yang belum terdaftar atau terdapat kesalahan data dapat direvisi kembali sebagai data final.

"Inikan pendataan sampai 30 Oktober. Setelah itu nanti ada uji publik, kita umumkan. Di situlah nanti kita buka masa sanggah. Pada saat uji publik nanti kan ketahuan ada yang tidak ada (tidak terdata). Ada yang datang melapor kenapa ini kenapa tidak masuk, nah itu kan masih bisa direvisi," terangnya.

Tenaga Honorer Serbu Balkot Makassar

Sejumlah tenaga honorer lingkup Pemkot Makassar ramai-ramai mendatangi Balai Kota Makassar, Senin siang (26/9). Mereka hendak melakukan registrasi untuk pendataan tenaga non-ASN namun kesulitan melakukan akses secara online.

"Kita butuh akun untuk login karena di dalam (akun) ada mau di-input berkas. Karena tidak bisa bergerak kalau tidak ada akun," ujar salah satu tenaga honorer Dinas Pendidikan Makassar Ani kepada detikSulsel, Senin (26/9).

Ani menjelaskan, dirinya terpaksa mendatangi kantor BKPSDM di Balai Kota Makassar karena mereka diwajibkan melakukan pendataan tenaga non-ASN. Sementara di satu sisi dirinya terkendala akses secara online.

"Seandainya tidak ada masalah kami tidak ke sini, tapi kita tidak tahu juga masalahnya apa karena tidak bisa bikin akun. Sementara mau tutup (pendataan non-ASN), tanggal 29 September terakhir," jelasnya.



Simak Video "Bakal Dihapus, Honorer Ciamis Gelar Aksi Damai ke Pemda Minta Dukungan"
[Gambas:Video 20detik]
(sar/tau)