Sulawesi Barat

Gempa M 4,5 Bikin Gedung Sekolah di Mamuju Retak-Miring, Siswa Belajar Online

Hafis Hamdan - detikSulsel
Selasa, 27 Sep 2022 14:17 WIB
Gedung MI Ainun Sahab di Mamuju yang retak terdampak gempa.
Foto: Gedung MI Ainun Sahab di Mamuju yang retak terdampak gempa. (Hafis Hamdan/detikcom)
Mamuju -

Gedung sekolah Madrasah Ibtidaiyah (MI) Ainun Sahab di Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar) retak dan miring akibat terdampak gempa magnitudo (M) 4,5 yang terjadi di Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng) pada Senin (26/9) lalu. Akibatnya siswa terpaksa belajar secara online atau daring karena takut bangunan ambruk.

"Kita putuskan untuk daring dulu (proses belajar mengajar) karena kondisi bangunan retak dan miring," kata Guru MI Ainun Sahab Indra Wulang kepada wartawan, Selasa (27/9/2022).

Pantauan detikcom, di MI Ainun Sahab, Kelurahan Rangas, Kecamatan Simboro, Selasa (27/9), sejumlah sisi bangunan mengalami keretakan akibat gempa yang berpusat di Mateng pada Senin (26/9) sekitar pukul 03.43 Wita.


Indra menuturkan sekolah yang berada di pesisir pantai itu terdampak karena pusat gempa berada di laut. Akibat gempa, satu ruangan kelas nampak miring ke sisi dalam ruangan.

"Sebelumnya tidak (retak dan miring). Pas gempa subuh itu paginya guru-guru lihat gedung ada kemiringan sekian derajat ke dalam dan tembok juga retak. Kemungkinan karena sekolah berada di pesisir pantai jadi terasa," ujar Indra.

Indra menambahkan tidak semua kelas menjalani proses belajar mengajar secara online. Pasalnya kemiringan bangunan hanya menimpa satu kelas, namun pihak sekolah masih khawatir jika kembali terjadi gempa yang menimbulkan dampak lebih besar.

"Satu kelas ji kita kasih daring karena itu ji ruangan yang miring ke sisi dalam termasuk pembatas dinding dalam ruangan miring. Cuman tetap kita antisipasi, karena kalau ada gempa lagi bisa bahaya juga siswa dan guru-guru di sini," imbuhnya.

Indra menyebut proses belajar mengajar daring akan dilakukan sampai kondisi gedung sekolah telah diperbaiki. Ia mengaku telah mengadukan hal tersebut kepada pihak yayasan.

"Sudah kita komunikasikan sama ketua yayasan. Sementara kelas 1 itu dulu daring, karena takut juga kita kalau mau pakai kelas yang sudah miring begitu," imbuhnya.

Gempa M 4,5 Guncang Mateng Berpusat di Laut

Untuk diketahui, gempa bumi M 4,5 terjadi di Mamuju Tengah, Sulbar, terjadi sekitar pukul 03.34 WITA, pada Senin (26/9). Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melaporkan pusat gempa berada di laut.

"Pusat gempa berada di laut 67 km barat laut Mamuju Tengah," tulis BMKG melalui akun Twitter resminya.

Gempa bumi terjadi pada kedalaman 19 kilometer. Gempa terjadi pada pukul 02.43 WIB. Titik koordinat gempa ada pada 1,94 lintang selatan dan 118,90 bujur timur.

Gempa dirasakan dengan skala III MMI (Modified Mercalli Intensity) di Mamuju Tengah dan skala MMI II di Mamuju. Skala II MMI artinya getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang. Sedangkan skala III MMI adalah getaran dirasakan nyata dalam rumah dan terasa getaran seakan-akan ada truk berlalu.



Simak Video "Gempa M 5,8 Mamuju Bikin Enam Calon Siswa Polri Luka-luka"
[Gambas:Video 20detik]
(sar/nvl)