Kendalikan Inflasi, Pemprov Kalteng Gelar Pasar Murah-Salurkan BLT BBM

Kendalikan Inflasi, Pemprov Kalteng Gelar Pasar Murah-Salurkan BLT BBM

Yudistira Imandiar - detikSulsel
Selasa, 27 Sep 2022 10:31 WIB
Pemprov Kalteng Gelar Pasar Murah-Salurkan BLT BBM
Foto: Dok. Pemprov Kalteng
Jakarta -

Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah tengah fokus mengendalikan inflasi daerah. Ada sejumlah cara disiapkan untuk pengendalian inflasi dalam jangka pendek, menengah, dan Panjang.

Sebagai upaya pengendalian jangka pendek, Pemprov Kalteng menggelar pasar murah, pasar penyeimbang, serta mendistribusikan Bantuan Langsung Tunai ( BLT). Pada Senin (26/9), Gubernur Kalimantan Tengah H. Sugianto Sabran Menyusuri wilayah barat untuk meninjau langsung pelaksanaan pasar murah dan pasar penyeimbang di Kabupaten Seruyan, Gubernur Kalimantan Tengah.

Sugianto menyambangi Pasar Simpang Sebabi Kecamatan Telawang, Kabupaten Kotawaringin Timur, Senin. Pada kesempatan tersebut, ia berkeliling pasar untuk memantau harga sembako yang dijual dan berdialog dengan para pedagang.


Pada kesempatan itu, Sugianto juga membagikan tali asih kepada sebagian pedagang yang berjualan di Pasar Simpang Sebabi tersebut. Ia pun memberikan semangat kepada warga setempat dan menyatakan inflasi akan bisa dilewati dengan semangat kebersamaan.

"Agar bersabar, pemerintah akan bekerja keras untuk mengatasi inflasi ini, tapi tentu harus didukung sepenuhnya oleh masyarakat," kata Sugianto dikutip dalam keterangan tertulis, Selasa (27/9/2022).

Setelah berkeliling Pasar Simpang Sebabi, Sugianto beserta Ketua TP. PKK Provinsi Kalimantan Tengah Ivo Sugianto Sabran dan rombongan bertolak menuju Desa Rungau Kecamatan Danau Seluluk, Kabupaten Seruyan. Di sana, Sugianto membuka secara resmi pasar murah dan pasar penyeimbang bertempat di halaman kantor desa setempat.

Sugianto pun membeli sebanyak 200 paket sembako dan membagikannya secara gratis kepada warga. Paket tersebut berisikan beras 5 kilogram, gula 2 kilogram, minyak 2 liter dan susu kaleng 1 buah, dengan nilai per paket Rp 150 ribu.

"Untuk meringankan warga yang saya cintai, hari ini saya secara pribadi yang akan membeli semua paket tersebut, sehingga bapak dan ibu bisa memperolehnya secara gratis. Hal ini merupakan bentuk keseriusan kami baik selaku pemerintah maupun pribadi, untuk meringankan beban masyarakat yang terdampak inflasi ini," ungkap Sugianto.

Rangkaian kunjungan berikutnya, Sugianto beserta rombongan meninjau pasar murah dan pasar penyeimbang di halaman GOR Bulu Tangkis Kecamatan Hanau Kabupaten Seruyan . Kedatangan orang nomor satu di Bumi Tambun Bungai tersebut dan rombongan disambut langsung oleh Bupati Seruyan Yulhaidir dan Pj. Bupati Kotawaringin Barat Anang Dirjo.

"Saat ini, di dalam GOR Bulu Tangkis Kecamatan Hanau ini dilaksanakan vaksinasi secara bersamaan, kita harus tangani secara bersamaan, baik pengendalian inflasi, namun jangan lengah COVID-19 belum berakhir, untuk itu agar semua warga wajib mengikuti vaksin, Pemprov Kalteng sudah menyediakan gerai vaksin, baik vaksin 1 hingga boster," papar Sugianto.

Di lokasi tersebut, Sugianto kembali membeli semua paket sembako yang disediakan, yaitu sebanyak 2000 paket sembako, selanjutnya dibagikan secara gratis kepada warga setempat.

"Semoga ini menjadi berkah bagi kita semua, dan senantiasa kita terus berdoa, agar inflasi terkendali, COVID-19 segera berakhir, ekonomi pun segera pulih kembali," ungkap Sugianto.

Pada kesempatan yang sama, Sugianto menyerahkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Bahan Bakar Minyak (BBM) dari Pemprov Kalteng kepada nelayan, pembudidaya ikan, dan pengolah ikan di Kabupaten Seruyan senilai total Rp 450 juta untuk 750 orang.

Sugianto menyampaikan ekonomi di Kalteng bertumbuh dengan baik, tetapi di saat bersamaan inflasi juga naik. Oleh sebab itu, Pemprov Kalteng bersama Pemerintah kabupaten dan kota turun tangan untuk menekan angka inflasi, terutama di Kabupaten Kotawaringin Timur dan Kota Palangka Raya, sebagai penyumbang terbesar inflasi.

"Saya berharap kepada presiden supaya ada kebijakan untuk alokasi anggaran khusus untuk ketahanan pangan daerah sekitar 10-20%, sehingga memiliki ketahanan dalam menghadapi inflasi. Namun saya tetap optimis, dengan kerja keras, kerja ikhlas dan kerja tuntas, inflasi Kalteng 2023 akan turun menyentuh di angka lima atau empat persen," papar Sugianto.

(akd/ega)