Atlet Disabilitas di Manado Tagih Bonus dari Pemkot Usai Raih Medali Emas

Sulawesi Utara

Atlet Disabilitas di Manado Tagih Bonus dari Pemkot Usai Raih Medali Emas

Trisno Mais - detikSulsel
Kamis, 22 Sep 2022 22:40 WIB
Susan Unggu (31), atlet disabilitas asal Manado, Sulut.
Foto: Susan Unggu (31), atlet disabilitas asal Manado, Sulut. (dok. istimewa)
Manado -

Susan Unggu (31), atlet disabilitas asal Manado, Sulawesi Utara (Sulut) peraih medali emas di Peparnas Papua kembali menagih janji Pemkot Manado terkait pemberian bonus yang tak kunjung direalisasikan. Sebelumnya, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali sudah meminta Wali Kota Manado memberikan apresiasi kepada atlet tersebut.

"Belum dapat sama sekali, kan kata Kadispora Manado anggaran tahun ini, tapi sampai sekarang belum ada kabar," kata Susan saat dikonfirmasi detikcom, Kamis (22/9/2022).

Diketahui, Susan merupakan salah satu atlet disabilitas yang ikut berkompetisi dalam Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) XVI 2021, Papua. Pada saat itu Susan berhasil membawa pulang medali emas.


Susan mengatakan, pada tahun 2021 dirinya telah dijanjikan akan mendapatkan bonus, namun bonus tersebut diambil dari tahun anggaran 2022. Hanya saja hingga kini dirinya belum menerima bonus atas prestasi yang telah ia diraih.

"Kan kata Kadispora Manado bilang dicairkan anggaran tahun ini, tapi sampai sekarang belum ada kabar, saya hanya mempertanyakan," katanya.

Terkait jumlah bonus, Susan mengaku tidak mengetahuinya. Namun dia berharap ke depan atlet disabilitas bisa lebih diperhatikan.

"Jumlahnya enggan dikasih tahu, cuman janji Kadispora Manado diserahkan tahun ini bonusnya," ujarnya.

Untuk diketahui, Menprora Zainudin Amali sudah meminta Wali Kota Manado memberikan apresiasi kepada atlet disabilitas asal Manado, Susan Unggu (30), yang menagih janji hadiah setelah meraih medali emas pada Peparnas XVI 2021, Papua. Dia mengatakan Wali Kota Manado mesti mencontoh presiden.

"Tetapi saya kira apa yang kami contohkan, bapak presiden contohkan langsung, memberikan apresiasi langsung, atlet Olimpiade langsung diundang ke istana," kata Amali, dalam kegiatan sosialisasi Perpres Nomor 86 tentang Desain Besar Olahraga Nasional, di Hotel Peninsula Manado, Rabu (24/11/2021).

Susan Unggu juga sudah pernah menagih janji Wali Kota Manado Andrei Angouw pada 2021 lalu. Dia meminta atlet disabilitas diperhatikan.

Dalam unggahan yang viral itu, Susan meminta penjelasan tentang nasib atlet disabilitas yang berhasil membawa pulang medali emas. Susan menanyakan tentang hadiah dari Walkot Manado.

"Sebelumnya mohon maaf, saya atlit (atlet) Sulut dan tinggal di Kota Manado. Saya ingin mempertanyakan apakah Atlit Para Olimpik (para atlet paralimpik) dan Atlit (atlet) PON itu sama mendapatkan hadiah dari Pak Wali Kota tentang janji hadiah dari Wali Kota yang mendapat medali dapat hadiah dari Pak Wali Kota yang ber-KTP Manado," tulis akun Facebook bernama Susan Unggu.

Sementara itu, Kadispora Manado Tonny Mamahit menjelaskan duduk persoalannya. Menurut dia, anggaran terkait bonus atlet disabilitas belum ada, hanya saja telah diusulkan di APBD 2022.

"Itu anggaran memang belum tertata di APBD induk maupun perubahan. Karena anggarannya baru kita masukkan di APBD 2022 yang akan datang. Jadi belum tertata untuk anggaran 2021," kata dia.



Simak Video "Dibawa Orang Tuanya Naik Gunung Soputan, Balita Alami Hipotermia"
[Gambas:Video 20detik]
(asm/sar)