Festival Sandeq Berjalan Sukses, Pj Gubernur Sulbar: Jadi Inspirasi Indonesia

Kalimantan Timur

Festival Sandeq Berjalan Sukses, Pj Gubernur Sulbar: Jadi Inspirasi Indonesia

Muhammad Budi Kurniawan - detikSulsel
Sabtu, 10 Sep 2022 01:30 WIB
Acara puncak Festival Sandeq 2022 dihadiri Menpora Zainudin Amali
Acara puncak Festival Sandeq 2022 dihadiri Menpora Zainudin Amali (Budi/detikcom)
Balikpapan -

Pj Gubernur Sulawesi Barat (Sulbar), Akmal Malik mengungkapkan Festival Sandeq 2022 dan rangkaian kegiatannya berjalan sukses berkat kolaborasi sejumlah daerah. Termasuk adanya dukungan dari Wali Kota Balikpapan, Rahman Mas'ud.

"Walaupun Sulbar kecil dengan APBD Rp1,9 triliun tapi kami memiliki nyali yang besar. Seperti sandeq, kecil tapi berani mengarungi samudera. Ini menjadi inspirasi Indonesia, tidak bergantung pada BBM, hanya mengandalkan angin mengarungi lautan," ungkap Akmal kepada wartawan saat puncak acara Festival Sandeq di Pantai Manggar, Kota Balikpapan, Kalimantan Timur, Jumat (9/9/2022).

"Sandeq merupakan sebuah mahakarya maritim Indonesia yang tidak dimiliki oleh negara lain di dunia ini," imbuhnya.


Sementara, Wali Kota Balikpapan, Rahmad Mas'ud berterima kasih atas gagasan Festival Sandeq yang digelar beberapa hari di Balikpapan. Menurutnya event tersebut menjadi momen menumbuhkan semangat generasi mencintai laut.

"Momentum ini menumbuhkan semangat kami, khususnya generasi kita untuk cinta kepada laut," tutup Rahmad.

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Zainudin Amali mengatakan Festival Sandeq layak menjadi contoh bagi daerah lain di Indonesia. Menurutnya, Sulbar sebagai provinsi kecil mampu melaksanakan kegiatan yang inovatif di tengah kondisi anggaran terbatas.

"Pelaksanaan Festival Sandeq dipercepat atas tantangan dari saya dan itu disanggupi hingga terbukti 7 September berlabuh di Pantai Manggar," kata Zainuddin.

"Tanpa menggunakan APBD, ini suatu contoh inovasi daerah, tidak ada halangan untuk melakukan sebuah kegiatan. Ini inspirasi untuk bisa mandiri," lanjutnya.

Zainuddin menambahkan, masyarakat Sulbar emiliki nyali yang besar sesuai dengan filosofi Sandeq. Menurutnya, lomba perahu sandeq merupakan sport tourism yang menuntut pesertanya memiliki ketahanan fisik yang kuat untuk mengarungi lautan.

"Karena punya kekuatan fisik dan nyali maka perjalanan mengarungi laut mereka tiba di pantai Manggar ini. Tentu kami mengapresiasi Pemda yang mulai menggairahkan kehidupan sport tourism," ujar Zainuddin.

Zainuddin menegaskan, melalui Festival Sandeq ini dapat memperkuat komitmen mendukung pembangunan ibu kota negara (IKN). Presiden Joko Widodo membangun IKN dengan tujuan untuk pemerataan pembangunan di negeri ini.

"Agar tidak ada lagi Jawasentris. IKN di tempatkan di Kaltim yang berada di tengah sehingga terlayani semua," ungkapnya.

Festival Sandeq diinisiasi oleh Pemprov Sulbar tanpa menggunakan anggaran APBD ini bertujuan untuk mendukung percepatan pembangunan IKN.

Perjalanan perahu cadik tercepat di dunia itu dimulai 31 Agustus hingga 9 September 2022 dari Pantai Tanjung Silopo, Polewali Mandar, Sulawesi Barat sampai Pantai Manggar, Kota Balikpapan, Kalimantan Timur.

Sebanyak 35 perahu sandeq ambil bagian dalam festival ini, terdiri dari 28 perahu sandeq lomba dan tujuh perahu sandeq klasik. Mereka mengarungi lautan dengan jarak tempuh mencapai 552 kilometer atau 321 mil laut dari Sulawesi Barat menuju Kalimantan Timur.



Simak Video "Pj Gubernur Sulbar Gelar Doa dan Salat Gaib untuk Tjahjo Kumolo"
[Gambas:Video 20detik]
(tau/asm)