Bupati Gowa Ingatkan Krisis Buntut Perang Rusia-Ukraina yang Berkepanjangan

HUT RI ke-77

Bupati Gowa Ingatkan Krisis Buntut Perang Rusia-Ukraina yang Berkepanjangan

Alfiandis - detikSulsel
Rabu, 17 Agu 2022 10:35 WIB
Upacara HUT ke-77 RI yang diselenggarakan Pemkab Gowa, Sulawesi Selatan (Sulsel)
Upacara HUT ke-77 RI yang diselenggarakan Pemkab Gowa, Sulawesi Selatan (Foto: Alfiandis/detikcom)
Gowa -

Pemkab Gowa, Sulawesi Selatan (Sulsel) menyelenggarakan upacara HUT ke-77 RI. Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan yang bertindak sebagai inpektur upacara mengingatkan semua kalangan untuk bersiap menghadapi krisis buntut perang berkepanjangan antara Rusia dan Ukraina.

Pantauan detikSulsel, upacara tersebut HUT ke-77 RI digelar di halaman Kantor Bupati Gowa, Jalan Masjid Raya, Rabu (17/8/2022). Dalam amanatnya, Adnan awalnya memberikan penyampaian soal penggunaan masker di area terbuka.

"Melalui acara ini saya juga menyampaikan berdasarkan peraturan pemerintah terkait penggunaan masker di luar ruangan telah dilonggarkan, oleh karena itu peserta upacara boleh tidak menggunakan masker," ujar Adnan.


Dia mengatakan Presiden Joko Widodo memutuskan untuk melonggarkan aturan penggunaan masker terkait COVID-19 di Indonesia, di mana masyarakat diperbolehkan tidak memakai masker di luar ruangan setelah penyebaran COVID-19 mulai terkontrol.

"Tema proklamasi Indonesia yang ke-77 ini adalah pulih lebih cepat yaitu berarti menandakan bahwa kita dari pandemi sudah bersiap menuju endemi kemudian bangkit lebih kuat sekarang," katanya.

"Kita lihat sendiri ekonomi kita sudah mulai berjalan kembali meskipun memang kemarin kita mendengarkan sendiri pidato kenegaraan maupun pengantar nota keuangan bapak Presiden, baru saja kit melewati cobaaan terkait krisis akibat pandemi COVID-19," imbuhnya.

Kendati demikian, Adnan juga mengingatkan semua pihak untuk bersiap menghadapi krisis lainnya, yakni krisis akibat dari perang Rusia dan Ukraina yang belum memperlihatkan tanda-tanda perdamaian.

"Kita sekarang lagi bersiap lagi menghadapi sebuah krisis. Krisisnya adalah akibat perang Ukraina dengan Rusia," kata Adnan.

Adnan menyebut salah satu dampak nyata perang tersebut adalah kenaikan bahan bakar minyak yang dapat memberikan efek domino terhadap kenaikan bahan-bahan lainnya.

"Banyak sekali bahan-bahan yang mengalami kenaikan baik minyak, maupun solar dan lain-lain itu juga mengalami kenaikan," katanya.

"Oleh karena itu kira berharap melalui momentum hari ulang tahun proklamasi yang ke-77 ini kita bisa kompak bangkit kembali mengakselerasi ekonomi kembali dengan baik sehingga dampaknya kepada kita tidak terlalu terasa," katanya.



Simak Video "Lahir di 17 Agustus. 16 Bayi Ini Diberi Pernak-pernik Kemerdekaan"
[Gambas:Video 20detik]
(urw/hmw)