30 Sapi Peternak di Enrekang Dipotong Paksa karena Terinfeksi PMK

Rachmat Ariadi - detikSulsel
Senin, 15 Agu 2022 14:09 WIB
359 ekor ternak terjangkit PMK di Bone.
Foto: 359 ekor ternak terjangkit PMK di Bone. (Dok. Istimewa)
Enrekang -

Hewan ternak yang terinfeksi virus penyakit mulut dan kuku (PMK) di Kabupaten Enrekang, Sulawesi Selatan (Sulsel) akan dimusnahkan. Peternak kemudian diberikan kompensasi Rp 10 juta untuk sapi atau kerbau dan Rp 1,5 juta untuk kambing atau babi.

"Sudah ada peternak yang rela sapinya dipotong bersyarat akibat terinfeksi virus PMK. Dari data kami sudah ada sekitar 30 sapi siap untuk dipotong," kata Kepala Dinas Peternakan Enrekang, Muh Alwi kepada detikSulsel, Senin (15/8/2022).

Alwi mengungkapkan, beberapa peternak di Enrekang sudah sadar akan bahaya virus PMK. Alhasil mereka rela sapinya dimusnahkan bersyarat.


"Kami memang melakukan pendekatan persuasif kepada mereka (peternak). Jadi mereka juga paham kalau virus PMK ini lama sembuhnya, sehingga mau sapinya dipotong bersyarat," ungkapnya.

Pada pemusnahan bersyarat ini kata Alwi, peternak akan mendapatkan kompensasi apabila melengkapi administrasi. Beberapa di antaranya adalah surat rekomendasi dari dokter hewan, surat kepemilikan hewan ternak dan nomor rekening peternak.

"Nah, beberapa administrasi yang harus disiapkan, yakni mendapat rekomendasi dari dokter hewan, ada surat kepemilikan ternak, dan nomor rekening. Kalau untuk sapi atau kerbau itu dapat Rp 10 juta, sedangkan kambing atau babi Rp 1,5 juta," ucap Alwi.

"Nanti itu setelah dipotong, kita akan kirim berkasnya ke provinsi untuk divalidasi, setelah itu provinsi sampaikan lagi ke dirjen peternakan. Kalau berkasnya aman, kompensasinya akan dikirim langsung ke peternak," jelas Alwi.

Sementara itu, Latif salah seorang peternak, mengutarakan rela sapinya dimusnahkan karena merasa kasihan dengan hewan ternaknya yang tampak tersiksa akibat PMK.

"Dengan besar hati Pak. Kasihan ka liat tersiksa juga begitu, karena kita tidak tahu bagaimana mengobatinya. Jadi dimusnahkan saja, dagingnya bisa dijual, dan ada kompensasi," tandasnya.

Berdasarkan data dari Dinas Peternakan Enrekang, sebanyak 90 ternak terinfeksi virus PMK, 1 di antaranya adalah seekor kambing.



Simak Video "Ini Tata Cara Vaksinasi PMK"
[Gambas:Video 20detik]
(hsr/hmw)