Cerita Baju-Toga Khusus di Balik Bayi di Palopo Gantikan Ayah-Ibu Wisuda

Arzad - detikSulsel
Minggu, 14 Agu 2022 11:10 WIB
Foto: Bayi 4 bulan Kimberly mewakili almarhumah ibunya wisuda
Foto: dok. Istimewa
Palopo -

Kimberly, bayi 4 bulan yang ikut wisuda menggantikan almarhum ibunya di Universitas Andi Djemma (Unanda) Palopo, Sulawesi Selatan (Sulsel) terus menjadi perbincangan, termasuk soal baju wisuda yang ia kenakan. Rupanya, baju wisuda itu sengaja dibuatkan khusus oleh neneknya.

"Baju itu nenek dari bapaknya yang jahitkan," ucap Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unanda Palopo, Nurjannah kepada detikSulsel, Sabtu (13/8/2022).

Meski begitu, pihak Unanda juga telah mendesainkan baju khusus yang akan digunakan oleh Kimberly. Belakangan ia dikabarkan bahwa baju tersebut telah disiapkan oleh pihak keluarga ayah Kimberly.


"Jadi itu bajunya sudah kami bicarakan juga bahkan panitia sudah pesankan baju, tapi ternyata sudah ada mi na buatkan neneknya, jadi itu mi yang dia (Kimberly) pakai ikut wisuda," katanya.

Nurjannah mengungkapkan, sebelumnya telah berkomunikasi dengan Reza (Ayah Kimberly) untuk mengikutkan anaknya dalam wisuda menggantikan almarhum ibunya.

"Ide itu awalnya saya komunikasi dengan ayahnya Kimberly, sebelum ditahan saya tanya ke dia (Reza) kalau anaknya nanti tegak dia punya leher, biar mi dia yang gantikan ibunya wisuda. Terus dia bilang 'iye bu, biar nanti saya sama anak saya wisuda'," terangnya.

Setelah mengalami insiden kecelakaan dan menewaskan pengendara motor di Sengkang. Nurjannah lalu mencoba menghubungi ayah Kimberly agar untuk mencari solusi agar anaknya ikut dalam wisuda gantikan orang tuanya.

"Tiba-tiba teman suaminya datang sampaikan ke saya kalau suaminya Citra kecelakaan dan sekarang ditahan di Sengkang. Saya coba WA dan dia balas, jadi saya komunikasi cari solusi supaya anaknya bisa ikut wisuda gantikan ibunya, pada saat itu dia minta kampus kirim surat kesana untuk dia bisa ikut wisuda, ternyata tidak boleh," jelasnya.

Nurjannah mengaku sempat diminta oleh ayah Kimberly untuk tidak mengikutkan anaknya saat wisuda. Namun pihak kampus tetap mengikutkan anaknya dalam proses wisuda.

"Awalnya Reza sudah tidak mau kasi muncul anaknya, tapi saya minta supaya tergugah hatinya keluarga korban yang sudah dia tabrak. Selama ini kan dia yang urus istrinya setelah meninggal, saya bilang 'ini kok suaminya Citra tidak pernah datang lagi di kampus?," pungkasnya.

Citra Meninggal Dunia usai Melahirkan Kimberly

Menurut penuturan dari Avia, kakaknya dinyatakan meninggal beberapa saat setelah menjadi operasi persalinan. Citra bahkan saat itu belum sempat bertemu dengan sang anak.

"Habis operasi sorenya, subuhnya langsung meninggal, dia tidak sempat lihat anaknya. Karena kan belum sadar, anaknya langsung dibawa di inkubator karena kecil," ujarnya.

Ia juga mengisahkan kakaknya masih sempat sadar usai menjalani proses persalinan. Ibu dari Kimberly itu banyak mengobrol dan bercanda dengan sang suami menjelang wafatnya.

"Dia masih sempat sadar waktu mendekat-mendekat mau wafatnya, bercanda dengan suaminya, ucapan-ucapan terakhirnya begitu. Cuma kan kita ndak sadar pas dia bilang begitu," kata Avia.

Pihak keluarga juga mengaku saat itu tidak mendapatkan firasat apa-apa, Citra terlihat sangat sehat dan bahagia. Avia menyebut sang kakak juga sempat mengucapkan 'kata-kata perpisahan' kepada sang suami namun saat itu keluarga tidak menyadarinya.

"Pokoknya dia sehat, dia ketawa-ketawa, bercanda dengan suaminya, bilang 'tidak bisa meki peluk ka lagi', kayak bicara-bicara begitu. Baru kita kan tidak ada kepikiran bilang dia mau pergi begitu, tidak ada," kenang Avia.

"Jadi pas meninggalnya, baru kita sadar di kata-katanya," imbuhnya.



Simak Video "Kampus Unanda Palopo Diserang Warga Buntut Demo Tewaskan Satpam"
[Gambas:Video 20detik]
(hsr/hmw)