Wanita di Sidrap Sebar Video Perempuan Dikeroyok Dituntut 2 Tahun Bui

Muhclis Abduh - detikSulsel
Kamis, 11 Agu 2022 15:02 WIB
Petugas PPSU aniaya pacar sendiri di Jakarta. Pria petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) tersebut menganiaya seorang perempuan karena cemburu.
Foto Ilustrasi perempuan dikeroyok di Sidrap, (Fuad Hashim)
Sidrap -

Seorang wanita inisial MA (22) di Kabupaten Sidrap, Sulawesi Selatan (Sulsel) dituntut 2 tahun 6 bulan penjara gegara menyebar video perempuan dikeroyok 3 wanita. Jaksa Penuntut Umum (JPU) menilai perbuatan terdakwa membikin korban pengeroyokan merasa malu.

"Kita sudah masuk tahap tuntutan untuk kasus penyebaran video dengan terdakwa MA," ungkap Kasi Intel Kejari Sidrap, Adytio Ismutomo saat dikonfirmasi detikSulsel, Kamis (11/8/2022).

Sidang kasus penyebaran pengeroyokan tersebut telah digelar di Pengadilan Negeri (PN) Sidrap, pada Senin (8/8) lalu. Pasal yang dikenakan kepada terdakwa MA yakni Pasal 45 ayat 1 jo Pasal 27 ayat 1 Undang-undang RI nomor 19 Tahun 2016 tentang perubahan atas undang-undang nomor 11 tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.


"Kita tuntut 2 tahun 6 bulan atas perbuatan terdakwa MA," jelasnya.

Jaksa menilai MA terbukti secara sengaja menyebarkan video pengeroyokan terhadap korban inisial TO (27) pada awal Januari 2022 lalu. Sehingga korban merasa keberatan atas tersebarnya video berdurasi 29 detik tersebut.

"Akibat perbuatan terdakwa MA, korban TO mengaku merasakan malu, takut dan keberatan atas tersebarnya video tersebut," jelasnya.

Adapun agenda lanjutan kasus penyebaran video pengeroyokan ini akan kembali dilanjutkan hari ini di Pengadilan Negeri Sidrap. Agenda sidang masuk ke pembelaan terdakwa.

"Hari ini agendanya sidang pembelaan," jelasnya.

Diberitakan sebelumnya, seorang perempuan inisial TO (27) menjadi korban pengeroyokan tiga orang wanita di Kabupaten Sidrap, Sulawesi Selatan (Sulsel).

Awalnya kasus penganiayaan ini sudah berakhir damai, namun pelaku inisial MA (22) kini disidang buntut menyebar rekaman video kekerasan itu di media sosial.

Kasi Humas Polres Sidrap, AKP Zakaria menyatakan video berdurasi 29 detik tersebut merupakan video lama. Namun belakangan tersebar kembali.

"Itu video kejadian tahun lalu sebenarnya," ungkapnya saat dikonfirmasi, Jumat (29/7/2022).

Zakaria menjelaskan, korban maupun ketiga pelaku sebenarnya sudah berdamai atas kejadian pengeroyokan tersebut. Namun belakangan videonya disebarkan oleh salah seorang pelaku inisial MA (22).

"Sudah damai untuk pengeroyokan. Hanya saja tersebar lagi itu video, dan korban tidak terima sehingga melaporkan penyebaran video itu," jelasnya.



Simak Video "Longsor Tutup Jalan di Parepare Sulsel, 4 Rumah Terdampak"
[Gambas:Video 20detik]
(hsr/nvl)