Sulawesi Barat

Jenazah di Mamuju Ditandu 13 Km usai Puskesmas Tolak Antar Pakai Ambulans

Hafidz Hamdan - detikSulsel
Rabu, 10 Agu 2022 20:20 WIB
Jenazah ditandu di Mamuju, Sulbar.
Foto: Jenazah ditandu di Mamuju, Sulbar. (Dok. Istimewa/Tangkapan Layar)
Mamuju -

Viral di media sosial jenazah di Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar) ditandu sejauh 13 kilometer. Pihak puskesmas dituding enggan mengantar jenazah pakai ambulans.

Dalam video yang beredar, tampak sekelompok pria membawa jenazah dengan cara ditandu. Mereka tampak mengusung keranda di sebuah ruas jalan yang sepi tanpa dilalui kendaraan.

Akun yang mengunggah video tersebut turut menuliskan kekesalannya karena ambulans puskesmas tidak mengantar jenazah. Apalagi supir ambulans disebut keponakan dari pihak keluarga yang meninggal.


"Ada rasa kecewa karena sopir ambulans merupakan keponakan saya sendiri," tulis pemilik akun Facebook bernama Fenny Tadius dalam unggahannya.

Dikonfirmasi lebih lanjut, pemilik akun bernama Fenny Tadius tak menampik hal tersebut. Jenazah yang dibawa merupakan tantenya.

"Itu Tanteku namaya Tanisa, awalnya ke puskesmas dirawat, esok harinya meninggal," kata Fenny Tadius saat dihubungi detikcom, Rabu (10/8/2022).

Fenny menambahkan, tantenya wafat pukul 07.00 Wita pagi, Selasa (9/8) lalu. Ambulans Puskesmas Kecamatan Kalumpang disebut enggan mengantar jenazah.

"Ambulans di sana katanya khusus untuk pasien gawat darurat, tidak ada untuk jenazah," tuturnya.

Jenazah pun ditandu dari puskesmas sejauh 13 kilometer ke rumah duka di Desa Kondobulo.

"Jadi ditandu itu tante dari Puskesmas Kecamatan Kalumpang sampai Desa Kondobulo sejauh 13 Kilometer," sambung Fenny.

detikcom berusaha mengkonfirmasi pihak Puskesmas Kecamatan Kalumpang dan Dinas Kesehatan Mamuju terkait peristiwa ini. Hanya saja kedua pihak belum merespons konfirmasi wartawan.



Simak Video "Rawan Pemotor Tergelincir, Jalan di Kota Tua Mulai Dilapisi Anti-skid"
[Gambas:Video 20detik]
(sar/asm)