Eks Kades di Mamuju Tutup Akses Puskesmas, Lahan Pekarangan Diklaim Miliknya

Hafidz Hamdan - detikSulsel
Selasa, 09 Agu 2022 21:58 WIB
Akses masuk menuju menuju puskesmas di Mamuju ditutup mantan Kades yang mengklaim lahan miliknya. (Hafidz/detikcom)
Foto: Akses masuk menuju menuju puskesmas di Mamuju ditutup mantan Kades yang mengklaim lahan miliknya. (Hafidz/detikcom)
Mamuju -

Salah seorang mantan kepala desa di Desa Pasa'bu, Kecamatan Tappalang Barat, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar) menyegel pintu masuk puskesmas di wilayah tersebut. Mantan Kades yang diketahui bernama Jasri Kasim disebut mengklaim lahan pekarangan puskesmas tersebut.

"Dia (mantan kades Jasri) bilang jangan lagi tanami sayuran di area lahan puskesmas, yang menurutnya lahan tersebut miliknya," kata Kepala Puskesmas Tappalang Barat Mustadiarto kepada detikcom, Selasa (9/8/2022).

Jasri tidak menunjukkan lebih rinci bukti kepelikan lahan puskesmas kepada pihak Puskesmas Tapalang. Dia hanya datang dan langsung menutup jalan masuk menuju puskesmas.


Akses menuju Puskesmas Tapalang itu mulai ditutup Jasri sejak Senin (8/8) lalu sekitar pukul 09.00 Wita. Dia memasang bambu berukuran sekitar 4 meter dengan posisi menyilang menutup akses warga dan petugas yang akan masuk ke dalam area Puskesmas.

"Cuman ada dua akses masuk ini ke dalam Puskesmas, dia (Jasri Kasim) hanya menutup satu, cuman yang ditutupnya itu yang biasa dilalui warga dan petugas, karena akses satunya biasa warga jatuh naik motor karena jalannya curam," jelas Mustadiarto.

Puskesmas yang berada di Tappalang Barat itu menjadi akses warga dari 3 desa untuk memperoleh layanan kesehatan, yakni Desa Pasa'bu, Desa Ahu, dan Desa Tanete Pao.

"Dia (Jasri) juga bilang lahan yang diakuinya berada tepat dalam pekarangan puskesmas dijanji bakal diganti rugi, cuman saya tidak tanya siapa pihak yang janji," ungkap Mustadiarto.

Salah satu warga, Masrudin mengaku tindakan Jasri menutup pintu masuk bukan yang pertama kali dilakukan. Sebelumnya ia juga pernah melakukan tindakan yang sama.

"Ini sudah dua kali Pak Jasri Kasim palang akses masuk Puskesmas," terang Masrudin

"Seharian kemarin napasang itu palang bambu, tapi malamnya dia sendiri juga yang buka kembali," sambungnya.

Sementara itu, Jasri yang dimintai konfirmasi terkait penyegelan yang dilakukannya mengatakan hanya masalah komunikasi dengan pihak puskesmas. Namun dia tidak mau merinci lebih lanjut apa masalah itu.

"Tidak ada ji masalah, hanya miss komunikasi saja," ujar Jasri saat dihubungi detikcom," Selasa (9/8).

"Kalau masalah lain tidak ada ji, saya tidak mau komentar banyak, miss komunikasi saja," lanjutnya.



Simak Video "Jokowi: Sengketa Lahan Bahaya Banget, Orang Bisa Bunuh-bunuhan"
[Gambas:Video 20detik]
(nvl/nvl)