Kalimantan Timur

Polisi Evakuasi 2 Bocah Terseret Ombak di Pantai Balikpapan

Muhammad Budi Kurniawan - detikSulsel
Minggu, 07 Agu 2022 12:10 WIB
Polisi saat mengevakuasi dua bocah yang terseret ombak di Pantai Balikpapan.
Foto: Polisi saat mengevakuasi dua bocah yang terseret ombak di Pantai Balikpapan. (Dok. Istimewa)
Balikpapan -

Viral di media sosial sejumlah polisi menyelamatkan dua bocah terseret ombak di sebuah pantai, Kota Balikpapan, Kalimantan Timur (Kaltim). Kedua bocah itu kini dibawa ke rumah sakit untuk menjalani perawatan.

Dalam video beredar, terlihat belasan polisi turun ke laut mengevakuasi dua bocah saat kondisi ombak sedang ganas. Polisi yang melakukan penyelamatan membawa bocah tersebut ke pinggir pantai.

Di video berdurasi 39 detik itu tampak polisi melakukan pertolongan pertama. Sementara kondisi bocah tersebut sempat tidak sadarkan diri.


Kasat Polair Polresta Balikpapan AKP Kasianto menjelaskan kedua korban terseret ombak masing-masing inisial PN (13) dan DF (11). Saat itu korban bersama dua rekannya tengah berenang saat ombak sedang tinggi di Pantai Kemala Beach pada Sabtu sore (6/8).

"Mereka itu berempat habis dari lapangan merdeka habis bermain, lalu berenang ke pinggir pantai, saat berenang dua korban ini terseret ombak hingga 20 meter dari tepi pantai," kata Kasianto kepada detikcom, Minggu (7/8/2022).

Beruntung, di lokasi dua bocah itu terseret ombak terdapat anggota kepolisian Samapta Polda Kaltim yang tengah berjaga. Melihat kejadian itu polisi tersebut kemudian langsung melakukan pertolongan.

"Alhamdulillah di sana ada anggota Samapta Polda Kaltim sedang standby. Jadi langsung turun melakukan evakuasi," terangnya.

Usai berhasil dibawa ke tepi pantai, rupanya PN dan DF saat itu dalam kondisi sudah tak sadarkan diri. Anggota kepolisian pun melakukan pertolongan pertama dan langsung membawa kedua korban ke Rumah Sakit Bhayangkara.

"Usai dirawat di rumah sakit kurang lebih satu jam kedua korban sudah kembali siuman, dan kita serahkan ke orangnya," ungkapnya.

Kasianto pun mengimbau agar pengunjung pantai waspada karena memasuki bulan Agustus hingga September kondisi ombak di pantai Balikpapan cukup tinggi. Hal ni dikarenakan memasuki musim angin selatan.

"Kami sudah berkoordinasi agar perusahaan Kilang bisa menambah petugas penjagaan, serta menyarankan mereka untuk membuatkan spanduk larangan untuk warga berenang di sekitar pantai," pungkasnya.



Simak Video "Sembilan Rumah di Lumajang Ambles Akibat Abrasi Pantai"
[Gambas:Video 20detik]
(sar/hmw)