Berita Jawa Timur

PMI Surabaya Laporkan 514 Kantong Darah Terinfeksi Penyakit Hepatitis-HIV

Tim detikNews - detikSulsel
Sabtu, 23 Jul 2022 12:36 WIB
Ragam cara dilakukan untuk menangani virus Corona. Salah satunya donor plasma darah dari penyintas COVID-19 untuk bantu pasien COVID-19 lain yang masih dirawat.
Donor darah di PMI Surabaya. Foto: ANTARA FOTO/Didik Suhartono
Surabaya -

Kabag Pelayanan dan Humas UDD PMI Kota Surabaya, dr Wandai Rasoetedja mengungkapkan selama periode bulan Januari hingga Juni 2022 pihaknya menerima sekitar 66.274 kantong darah. Sebanyak 514 kantong darah diantaranya terinfeksi penyakit menular.

"Dari jumlah tersebut, sebanyak 514 kantong darah diketahui terdeteksi infeksi penyakit menular," kata dr Wandai seperti dilansir dari detikJatim, Sabtu (23/7/2022).

Diketahui dari 514 kantong darah yang terinfeksi, 213 kantong darah di antaranya terkena penyakit Hepatitis B. Kemudian 139 kantong darah terinfeksi penyakit Hepatitis C, 110 kantong darah terinfeksi penyakit sipilis, dan 52 kantong darah terinfeksi HIV.


Darah diketahui terinfeksi penyakit menular setelah dilakukan pemeriksaan Infeksi Menular Lewat Transfusi Darah (IMLTD). dr Wandai mengatakan pemeriksaan ini dilakukan setelah darah diambil dari pendonor.

"Saat darah sudah diambil. Akan dilakukan beberapa pemeriksaan, di antaranya terkait golongan darah, screening antibodi, dan pemeriksaan IMLTD," jelasnya.

Lebih lanjut dr Wandai menjelaskan melalui prosedur pemeriksaan IMLTD virus sekecil apapun bisa terdeteksi. Selanjutnya, kantong darah yang dinyatakan reaktif akan dilakukan karantina dahulu.

Namun, jika telah dipastikan positif maka kantong darah tersebut akan dipisahkan kemudian dibuang.

"Jadi, kalau hasilnya positif kantong darah tersebut akan dipisahkan dengan stok darah lain dan akan dibuang," ujarnya.

Setelah itu, dr Wandai mengatakan pihak PMI akan melakukan pemanggilan kepada pendonor. Khususnya untuk dilakukan pemeriksaan sebanyak tiga kali dalam satu bulan selama tiga bulan.

"Total pemeriksaan sebanyak sembilan kali. Kalau negatif ketiganya baru bisa donor lagi," pungkasnya.



Simak Video "WHO Bicara soal Potensi Penularan Cacar Monyet Lewat Transfusi Darah"
[Gambas:Video 20detik]
(asm/asm)