Sulawesi Tengah

Istri Bupati Nduga Hadiri Pemakaman Jenazah Ismaun Korban KKB Papua

Ajir Mahmud - detikSulsel
Selasa, 19 Jul 2022 00:43 WIB
Istri Bupati Nduga ikut hadir dalam pemakaman Mahmud Ismaun korban KKB Papua di Palu, Sulteng.
Istri Bupati Nduga ikut hadir dalam pemakaman Mahmud Ismaun korban KKB Papua di Palu, Sulteng. Foto: (Ajir Mahmud/detikcom)
Palu -

Ance Marjun Moomin Gwijangge, istri Bupati Nduga, Papua turut hadir dalam prosesi pemakaman jenazah Mahmud Ismaun, warga Kota Palu, Sulawesi Tengah (Sulteng) yang tewas tertembak kelompok kriminal bersenjata (KKB). Ismaun diketahui merupakan sopir dari Bupati Nduga.

"Iya tadi istri Bupati Nduga bersama rombongan turut mengantarkan jenazah langsung ke pemakaman," ungkap keluarga Ismaun, Hidayat saat dikonfirmasi, Senin (18/7/2022).

Hidayat menyampaikan, kedatangan istri Bupati Nduga untuk menyampaikan ucapan bela sungkawa secara langsung. Sekaligus untuk memberi penguatan kepada pihak keluarga yang ditinggalkan.


"Kami juga berterima kasih kepada Ibu Bupati yang sudah berupaya datang ke sini," ucap Hidayat.

Sementara itu, Ketua RT setempat Irfan Yalisi mengatakan, pada saat jenazah tiba di Palu, istri Bupati Nduga mewakili suaminya langsung menyusul ke rumah duka di Tanjung Angin, Kelurahan Tatura Selatan.

"Istri bupati ini menyusul jenazah sejak kemarin, dari kemarin dia di rumah duka, mereka juga turut kehilangan karena almarhum lama tinggal bersama mereka di Nduga," tuturnya.

Diberitakan sebelumnya, Ismaun menjadi salah satu korban aksi keji KKB di Papua ternyata merupakan sopir Bupati Nduga. Ismaun tewas ditembak KKB saat tengah mengantar pendeta Eliaser Baye yang juga menjadi korban.

"Almarhum (Ismaun) bekerja sebagai sopir Bupati Nduga sudah setahun," ungkap Ketua RT 1, Kelurahan Tatura Selatan, Kecamatan Palu Selatan, Irfan Yalisi kepada detikcom, Senin (18/7).

Irfan mengatakan, almarhum bekerja sebagai sopir Bupati Nduga sudah setahun semenjak almarhum pertama kali berangkat ke Papua.

Dijelaskan Irfan, kabar meninggalnya Ismaun diterima pihak keluarga sekitar pukul 09.00 Wita pada Sabtu (16/7). Pihak keluarga sempat kaget menerima kabar tersebut.

"Kami diinformasikan almarhum ini ditembak KKB meninggal di tempat pada saat menyetir mobil saat mengantar pendeta. Saya tidak tahu apakah bersama bupati atau tidak," ujar Irfan.

Diketahui aksi keji KKB terjadi pada Sabtu (16/7) lalu. Ada 12 korban, 10 di antaranya tewas, dalam penembakan maut itu. Dua korban di antaranya yakni Pendeta Eliaser dan seorang ustaz asal Sulsel bernama Daeng Marannu.



Simak Video "Suasana Haru Pemakaman Billy Korban Penembakan KKB di Papua"
[Gambas:Video 20detik]
(asm/sar)