Cara Mandi Wajib bagi Wanita Setelah Haid, Lengkap Bacaan Niat

Al Khoriah Etiek Nugraha - detikSulsel
Sabtu, 16 Jul 2022 16:46 WIB
shower with flowing water and steam, closeup view
Foto: Ilustrasi mandi wajib. (Getty Images/iStockphoto/nikkytok)
Makassar -

Cara mandi wajib patut diketahui bagi setiap umat wanita muslim. Salah satu penyebab harus dilakukan mandi wajib oleh seorang wanita muslim adalah ketika berakhirnya masa haid.

Perkara mandi wajib bagi wanita setelah berakhirnya masa haid nya ini dijelaskan dalam hadis riwayat Imam Bukhari dan Muslim, dari Aisyah r.a Rasulullah SAW bersabda:

إذا أقبلت الحيضة فدعي الصلاة، وإذا أدبرت فاغسلي وصلي


Artinya: "Jika haid datang maka tinggalkanlah sholat, dan jika ia pergi maka mandilah dan lakukanlah sholat". (HR Bukhari dan Muslim).

Cara mandi wajib berbeda dengan mandi pada umumnya. Dalam buku Ensiklopedi Fiqih Wanita yang disusun oleh Abu Malik Kamal bin as-Sayyid Salim dijelaskan bahwa mandi wajib adalah mengalirkan atau menuangkan air yang bersih ke seluruh badan dengan cara-cara tertentu.

Sehingga terdapat cara-cara tertentu dalam melakukan mandi menurut Islam. Hal ini wajib diketahui oleh setiap wanita muslimah sebelum melakukan mandi wajib.

Cara mandi wajib setelah berakhir masa haid pada dasarnya tidak jauh berbeda dengan penyebab lainnya. Namun ada beberapa tata cara tambahan yang harus dilakukan.

Namun sebelum melakukan mandi wajib wanita setelah masa haid, hendaknya membaca niat. Berikut bacaan niat mandi wajib beserta tulisan latin dan artinya.

نَوَيْتُ الْغُسْلَ لِرَفْعِ حَدَثِ النِّفَاسِ ِللهِ تَعَالَى

Latin: Nawaitul ghusla liraf'il hadatsil nifaasi lillahi Ta'ala (Artinya: "Aku niat mandi wajib untuk mensucikan hadas besar dari nifas karena Allah Ta'ala.")

Berikut cara mandi wajib setelah masa haid berakhir:

Cara Mandi Wajib Setelah Haid

Berbeda dengan cara mandi wajib pada penyebab lainnya, mandi wajib bagi wanita setelah haid menggunakan air dan sabun. Adapun cara mandi wajib sebagai berikut:

  1. Membasuh kedua tangan 3 kali;
  2. Membasuh kemaluan dengan tangan kiri;
  3. Berwudhu dengan sempurna seperti akan melakukan sholat. Boleh mengakhirkan membasuh kaki hingga selesai mandi, ketika mandi di sebuah bak besar dan semisalnya;
  4. Mengalirkan air sebanyak 3 kali pada kepala sampai akar rambut. Dianjurkan membuka ikatan rambut ketika mandi wajib karena haid;
  5. Mengguyurkan air ke seluruh badan dimulai dari bagian pinggir sebelah kanan lalu sebelah kiri;
  6. Setelah melakukan cara mandi wajib setelah haid menggunakan dengan kain yang telah diberi minyak wangi;
  7. Usap-usap bekas darah hingga hilang baunya.

Ada beberapa hal yang perlu diketahui oleh wanita muslimah setelah melakukan cara mandi wajib di atas. Berikut antara lain:

  1. Jika seorang wanita junub karena melakukan hubungan intim lalu darah haidnya keluar sebelum melakukan mandi wajib, maka mandi wajib dilakukan setelah haid dengan cara mandi wajib bagi wanita setelah haid dengan niatkan keduanya bersamaan;
  2. Jika berkumpul dua hal yang menyebabkan mandi wajib, maka ia cukup mandi sekali dan niatkan keduanya secara bersamaan;
  3. Tidak masalah jika seorang wanita mengakhirkan mandi, karena yang diharuskan segera adalah sholat;
  4. Jika saat mandi terjadi sesuatu hal yang membatalkan wudhu, maka ia tidak mesti mengulangi mandinya dan Ia hanya wajib wudhu;
  5. Hadas kecil tidak membatalkan mandi dan sama sekali tidak berpengaruh.


Simak Video "Bikin Laper: Kapurung Khas Makassar yang Segar dan Mengenyangkan"
[Gambas:Video 20detik]
(urw/sar)