Sulawesi Tengah

ALTI Gelar Kejurnas Pertama, Sulawesi Tengah Jadi Tuan Rumah

Ajir Mahmud - detikSulsel
Jumat, 15 Jul 2022 22:23 WIB
Konferensi pers Kejurnas ALTI yang bakal digelar di Sulteng.
Foto: Konferensi pers Kejurnas ALTI yang bakal digelar di Sulteng. (Dok. Istimewa)
Palu -

Asosiasi Lari Trail Indonesia (ALTI) menggelar Kejuaraan Nasional (Kejurnas) pertama di Sulawesi Tengah (Sulteng) sebagai tuan rumah. Kejurnas ini diikuti 105 atlet trail nasional yang berasal dari 15 provinsi di Indonesia.

"Event ini fokus kepada prestasi tertinggi para pelari trail terbaik dari semua provinsi," ujar Ketua ALTI Sulteng Muhammad Affan kepada wartawan, Jumat (15/7/2022).

Kejurnas ALTI merupakan event kedua ALTI dalam ajang nasional setelah partisipasi mandiri ALTI di Festival Olah Raga Rekreasi Nasional (Fornas) di Palembang pada 4 Juli 2022 lalu. Pada ajang Kejurnas ALTI kali ini para atlet memperebutkan 11 medali emas, 11 medali perak dan 11 medali perunggu.


"Kategorinya ini terdiri dari jarak pendek (40 km) individual putra dan putri, jarak panjang (80 km) individual putra dan putri, jarak panjang (80 km) beregu campuran, vertikal run (6 km dengan Elevasi Gain 1.000 m) individual putra dan putri," ungkapnya.

Adapun provinsi yang ikut dalam Kejurnas ini antara lain Sumatera Utara, Sumatera Barat, Bengkulu, Jambi, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat, Kalimantan Timur, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, Papua Barat.

"Dari 15 provinsi itu ada 105 atlet trail nasional yang akan berlaga," ujar Affan.

Sementara itu, Ketua Umum ALTI Bima Arya mengatakan Kejurnas ALTI adalah momen bersejarah bagi atlet lari trail. Pasalnya kejuaraan ini pertama dimulai di Indonesia dengan menjadikan Provinsi Sulteng sebagai tuan rumah.

"Saya bergetar melihat persiapan dari tuan rumah Provinsi Sulteng, dengan dukungan penuh dari Kepala Daerah Kota Palu dan Sigi, karena lintasannya berada di dua daerah ini," papar Bima Arya.

Pria yang juga Wali Kota Bogor ini berharap momen Kejurnas ALTI ini bisa meloloskan atletnya di PON 2024 nanti dalam bentuk eksibisi. Apalagi dia mengklaim ada banyak atlet handal ALTI yang telah melewati banyak proses.

"Dinamika medannya di Palu dan Sigi ini luar biasa perpaduan view dan teluk yang tidak ada duanya. Apalagi lari trail ini sangat unik karena berdampingan dengan banyak hal seperti pariwisata dan lingkungan," pungkas Bima Arya.

Kemudian Ketua Harian ALTI Muhammad Farhan mengungkapkan alasan pengurus memilih Kejurnas ALTI digelar di Sulteng. Pertimbangannya adalah organisasi ini terbentuk di provinsi Sulteng.

"Jadi berdasarkan komitmen kami dari seluruh pengurus pusat dan seluruh pengurus provinsi, selain itu Sulteng juga memiliki medan trail yang sangat menantang walaupun belum banyak dikenal," ungkapnya.



Simak Video "Aksi 2 Pria di Palu Duel Pakai Balok-Pedang Samurai Bikin Warga Histeris"
[Gambas:Video 20detik]
(sar/hmw)