Alokasi Rp 582 M untuk Pilkada 2024 Dinilai Tak Bebani APBD Sulsel

Tim detikSulsel - detikSulsel
Kamis, 14 Jul 2022 09:00 WIB
Ilustrasi Fokus Pemilu di Luar Negeri (Ilustrasi: Fuad Hashim)
(Ilustrasi: Fuad Hashim)
Makassar -

Pemprov Sulawesi Selatan (Sulsel) bakal menyiapkan Rp 582 miliar untuk dana hibah pilkada ke penyelenggara pemilu. Alokasi anggaran yang cukup besar ini dinilai DPRD tak membebani APBD.

"Itu memungkinkan (dianggarkan). Memang rencana Pemprov Sulsel seperti itu (dianggarkan sekaligus) di APBD 2024," kata Ketua Harian Badan Anggaran (Banggar) DPRD Sulsel Irwan Hamid saat dihubungi detikSulsel, Rabu (13/7/2022).

Irwan menuturkan, Sulsel pada tahun 2024 nanti tidak lagi dipimpin gubernur definitif melainkan dipimpin penjabat (Pj) Gubernur yang ditunjuk pemerintah pusat. Oleh sebab itu Irwan menilai memang cukup memungkinkan dana hibah pilkada dianggarkan sekaligus di APBD 2024.


"Saya rasa tidak memberatkan (APBD 2024). Karena bukan lagi gubernur definitif, tapi sudah penjabat (Pj) yang tidak ada patokan RPJMD. Itu mungkin salah satu pertimbangan kenapa dianggarkan sekaligus di (APBD) pokok 2024," tambah politisi PKB ini.

Walaupun nantinya dinilai berat dianggarkan sekaligus di APBD 2024 maka ada opsi lain, misalnya dengan dianggarkan secara bertahap. Ada sebagian masuk di APBD perubahan 2023 dan sisanya dianggarkan di APBD 2024.

"Jadi memang ada dua kemungkinan. Bisa sekaligus di pokok (APBD 2024), bisa juga mulai dianggarkan di APBD perubahan 2023," jelasnya.

Untuk diketahui, Pemprov Sulsel bakal menyiapkan dana hibah pilkada sebesar Rp 582 miliar untuk penyelenggara pemilu di APBD 2024. Masing-masing untuk KPU Sulsel dianggarkan Rp 406 miliar dan Bawaslu Sulsel Rp 176 miliar.

"Masuk di (APBD) 2024 nanti, kita sudah siapkan itu. Bawaslu juga sekalian. Namun ini belum final. Masih akan dikonsultasikan ke pak Gubernur," ungkap Sekda Provinsi Sulsel Abdul Hayat kepada detikSulsel, Rabu (13/7).

Menurut Hayat, angka yang muncul masih hasil pembahasan sementara. Belum ada keputusan karena masih ada perubahan atau rasionalisasi. Misalnya untuk KPU Sulsel sebesar Rp 406 miliar didapatkan setelah beberapa kali proses rasionalisasi.

"(Rp 406 miliar untuk KPU Sulsel) pastinya di BKAD (Badan Keuangan dan Aset daerah). Belum final, tapi sudah diancang-ancang ke situ," tambahnya.



Simak Video "Gerindra Pastikan Usung Kader Partai Pada Pilkada 2024"
[Gambas:Video 20detik]
(tau/hmw)