Bandara Hasanuddin Jelaskan Kabar Penumpang Telantar di Apron

Muhammad Taufiqqurahman - detikSulsel
Jumat, 08 Jul 2022 19:05 WIB
Penumpang pesawat menunggu bus penjemputan di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin.
Foto: Penumpang pesawat menunggu bus penjemputan di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin. (Dok. Istimewa)
Makassar -

Sejumlah penumpang dilaporkan telantar di Apron Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar. Mereka disebut terlalu lama menunggu jemputan armada bus menuju ke terminal kedatangan.

Sebuah video beredar menunjukkan para penumpang pesawat yang datang dari Ambon dan sejumlah daerah lainnya sedang menumpuk di Apron Bandara. Terlihat sejumlah penumpang berdiri di bawah terik matahari sehingga mereka mengeluh.

General Manager Angkasa Pura I Sultan Hasanuddin Wahyudi yang dikonfirmasi membenarkan adanya peristiwa itu. Dia beralasan, keterlambatan armada bus akibat banyaknya pesawat yang delay sehingga membuat jadwal angkut penumpang ikut berubah.


"Itu penyebabnya karena saat itu ada beberapa pesawat yang delay," kata General Manager Angkasa Pura I Sultan Hasanuddin, Wahyudi saat dikonfirmasi, Jumat (8/7/2022).

Wahyudi mengatakan insiden tersebut terjadi pada Kamis (7/7). Menurutnya, armada bus yang mengangkut penumpang di Bandara Sultan Hasanuddin harus membagi waktu mengantarkan dan menjemput penumpang dari pesawat.

Namun Wahyudi memastikan bahwa armada bus angkut yang disiapkan juga cukup melayani para penumpang di Bandara Sultan Hasanuddin.

"Kalau tidak ada delay semua tetap berlangsung normal dan sesuai jadwal kedatangan dan keberangkatan pesawat," terangnya.

Di satu sisi, perayaan Idul Adha yang bertepatan dengan libur akhir pekan disebut tidak berimbas dengan jumlah kedatangan penumpang di Bandara Sultan Hasanuddin Makassar. Hingga saat ini, jumlah kedatangan penumpang masih terbilang normal.

"Ini masih normal tidak ada lonjakan dengan rata-rata kedatangan per hari 29 ribu hingga 31 ribu penumpang," ungkap Wahyudi.

Bahkan dikatakan beberapa hari terakhir kedatangan penumpang mengalami penurunan hingga 28 ribu per harinya. Padahal, pihaknya sempat memprediksi bakal ada lonjakan penumpang di perayaan Idul Adha yang bertepatan dengan hari libur anak sekolah dan tahun ajaran baru.

"Ternyata angkanya masih normal dan malahan sempat turun beberapa hari yang lalu," jelasnya.



Simak Video "Berkendara Sekaligus Isi Daya Saat Mengemudi Lewat Proyek SmartRoad"
[Gambas:Video 20detik]
(sar/hmw)