Mentan Syahrul Yasin Limpo Jawab Isu Terdepak dari Kabinet: Aku Kerja Aja

Mentan Syahrul Yasin Limpo Jawab Isu Terdepak dari Kabinet: Aku Kerja Aja

Tim detikNews - detikSulsel
Selasa, 14 Jun 2022 17:19 WIB
Syahrul Yasin Limpo
Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (Foto: Kementan)
Jakarta -

Isu reshuffle kabinet yang disebut-sebut digelar 15 Juni besok makin kencang. Salah satu Menteri yang diisukan akan terdepak yaitu Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo.

"Aku nggak tahu tuh, aku kerja aja," kata Syahrul Yasin Limpo menjawab isu reshuffle di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Selasa (14/6/2022).

Syahrul mengaku tak mau pusing memikirkan terkait isu reshuffle yang beredar. Dia mengaku saat ini hanya ingin bekerja maksimal sesuai tugasnya membantu presiden di bidang pertanian.


"Aku kerja aja, aku mulai dari bawah kerjanya kerja aja, semampu-mampu dan sekuat-kuatnya," jelas mantan Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) ini.

Apalagi kata Syahrul, panggilan ke Istana hari ini terkait tugasnya sebagai Menteri Pertanian. Tidak ada panggilan pembahasan reshuffle. Sehingga Syahrul menuturkan memilih fokus melaksanakan instruksi Presiden Joko Widodo terkait stok pangan.

"Enggak tadi rapat aja, rapat dan salah satunya aku diminta untuk mempersiapkan beras cukup, ya sekali kali kita ekspor. Aku lagi persiapkan itu," ujarnya.

Diketahui santer beredar informasi, ada 5 kursi menteri yang kena reshuffle. Antara lain Menteri BUMN, Menteri ATR/BPN, Menteri Perdagangan, Menteri Pertanian dan Menteri Perhubungan.

Pergeseran 5 posisi menteri ini terdengar di kelompok partai pendukung pemerintahan. Namun belum ada yang berani terbuka menyampaikan kapan dan jumlah menteri yang akan kena reshuffle.

Mantan Menparekraf Wishnutama juga beredar isunya akan kembali masuk kabinet. Namun belum ada informasi resmi Wishnutama menjadi menteri atau masuk mengisi 10 kursi wamen yang belum terisi.

Istana Tegaskan Reshuffle Hak Prerogatif Jokowi

Isu reshuffle yang terdengar kuat akan digelar besok 15 Juni ditanggapi pihak Istana. Perombakan kabinet ditegaskan menjadi hak prerogatif Presiden Joko Widodo.

"Jadi yang namanya kabinet itu kewenangan sepenuhnya presiden. Presiden itu mempunyai hak prerogatif. Presiden mau ganti kapan saja, ya, terserah presiden. Mau hari ini, mau besok, mau lusa. Tapi kewenangan itu sepenuhnya ada pada presiden," kata Sekretaris Kabinet Pramono Anung kepada wartawan di kompleks Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (14/6/2022).

Apalagi kata Pramono, hanya Jokowi yang bisa menilai dan mengetahui secara jelas kinerja kabinetnya.

"Ya yang jelas Presiden, kan beliau sudah 8 tahun di pemerintahan ini dan beliau tahu banget mana yang menjadi kebutuhan dari kabinet ini, sehingga itu yang menjadi... beliau sangat tahulah," ujarnya.



Simak Video "Direktur IPO: Reshuffle Kali Ini Akomodasi Politik"
[Gambas:Video 20detik]
(tau/nvl)