Seleksi Guru PPPK Makassar akan Kembali Dibuka, Pemkot Tunggu Juknis Pusat

Urwatul Wutsqaa - detikSulsel
Jumat, 10 Jun 2022 17:39 WIB
Kantor Wali Kota Makassar Sulsel
Foto: Pemkot Makassar tunggu juknis pusat soal seleksi PPPK guru tahun 2022. (Noval Dhwinuari Antony-detikcom)
Makassar -

Pemerintah kembali membuka seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) guru dengan memprioritaskan sejumlah pelamar tahun ini. Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar menunggu petunjuk teknis (juknis) pelaksanaannya.

"Jadi kami menunggu petunjuk teknis resmi (terkait seleksi PPPK guru)," tutur Sekretaris Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Makassar I Dewa Gede Widya Darma kepada detikSulsel, Jumat (10/6/2022).

Dia mengaku sudah mendapatkan informasi terkait rencana seleksi PPPK guru. Di mana dalam pelaksanaannya ada tiga kelompok pelamar yang akan mendapat prioritas rekrutmen CASN lewat PPPK tahun ini, yakni kategori I, II, dan III.


"Itukan masih dalam berita (seleksi PPPK guru) masih wacana," ujar dia.

Ada pun rencana pelamar prioritas I seleksi PPPK, yakni Tenaga Honorer eks Kategori II (THK-II), guru non ASN, lulusan Pendidikan Profesi Guru (PPG), dan guru swasta, yang memenuhi nilai ambang batas pada seleksi PPPK guru tahun 2021 tetapi belum mendapat formasi.

Selanjutnya pelamar prioritas II, yakni THK-II. Kemudian, pelamar prioritas III adalah guru non ASN di sekolah negeri yang terdaftar di Dapodik dan masa kerja minimal 3 tahun. Sementara lulusan PPG yang terdaftar di database kelulusan PPG Kemendikbudristek serta pelamar yang terdaftar di Dapodik, bisa melamar melalui kategori pelamar umum.

"Itu (rencana seleksi PPPK untuk pelamar prioritas) yang belum ada petunjuk teknisnya," tambah Dewa.

Pihaknya mengaku siap membuka seleksi PPPK guru. Selama sudah ada arahan resmi dari Pemerintah Pusat terkait jadwal dan skema pelaksanaannya.

"Cuma belum ada kami terima petunjuk teknis," jelasnya.

Diketahui Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi menerbitkan regulasi pelaksanaan seleksi PPPK. Hal itu tertuang dalam Peraturan Menteri PANRB Nomor 20/2022 tentang Pengadaan PPPK untuk Jabatan Fungsional (JF) Guru pada Instansi Daerah Tahun 2022.

"PermenPANRB 20 ini mempertimbangkan bagaimana kita memenuhi jumlah guru dengan kualitas dan sebaran yang baik," ungkap Deputi Bidang SDM Aparatur Kementerian PANRB Alex Denni dalam keterangannya, Kamis (9/6).

Dia menjelaskan pada pengadaan PPPK Guru 2022 terdapat seleksi prioritas yang merupakan aturan baru terkait seleksi kompetensi. Seleksi kompetensi bagi pelamar prioritas I menggunakan hasil Seleksi Tahun 2021.

Sementara Pelamar Prioritas II dan Prioritas III dilakukan dengan menilai kesesuaian kualifikasi akademik, kompetensi, kinerja, dan pemeriksaan latar belakang (background check).

"Arahnya kita tidak hanya ingin memenuhi kuantitas yang memang shortage (kekurangan) saat ini, tetapi yang memenuhi nilai ambang batas di tahun 2021 kita berikan prioritas," urai Alex.



Simak Video "Ancam Mogok Ngajar, Guru Honorer Tuntut Diangkat Jadi Tenaga P3K"
[Gambas:Video 20detik]