Pasangan Bocah Menikah di Usia Dini di Wajo Siap Tunda Punya Momongan

Agung Pramono - detikSulsel
Selasa, 24 Mei 2022 15:45 WIB
Viral pernikahan bocah di Wajo, Sulawesi Selatan (Dok. Istimewa)
Foto: Viral pernikahan bocah di Wajo, Sulawesi Selatan (Dok. Istimewa)
Wajo -

Mempelai pria dan wanita pernikahan bocah di Wajo, Sulawesi Selatan (Sulsel), MF (15) dan NSS (16) menyatakan siap mengikuti saran pemerintah untuk menunda punya momongan. NSS akan menjalankan program Keluarga Berencana (KB).

"Loni je diaga ko naccangki pemerintae (apa boleh buat jika pemerintah melarang). Terpaksa tunda dulu," kata MF kepada detikSulsel saat ditemui di kediamannya, Selasa (24/5/2022).

MF mengaku sudah membicarakan soal program kehamilan dengan istrinya NSS dan juga keluarganya. MF saat ini hanya akan fokus mencari rezeki.


"Sudah mi saya bicarakan sama istri. Keluarga juga menyarankan itu (tunda kehamilan). Fokus mencari rezeki dulu," tambahnya.

Keluarga MF mendengarkan semua saran dari UPTD PPA Wajo saat didatangi di kediamannya. Mereka mengakui memang tidak memiliki izin melangsungkan pernikahan.

"Kemarin memang hanya nikah siri. Orang tua ji juga yang nikahkan," sebut kakak MF, Rustan Efendi.

Rustan menambahkan, pihak keluarga menikahkan MF dengan NSS agar tidak ada cerita negatif di kalangan masyarakat. Pernikahan ini juga direstui masing-masing oleh orang tua.

"Tidak enak dilihat itu selalu berboncengan, jadi dinikahkan cepat. Intinya kami hanya menghindari zina," jelasnya.

Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Wajo mengingatkan MF dan NSS kehamilan sangat rawan untuk kondisi perempuan yang masih di bawah umur. Keduanya lantas diminta menunda kehamilan saat ini.

"Untuk tindak lanjut ke depannya, anak ini disarankan untuk menunda kehamilan dulu. Terlalu berbahaya bagi anak seusia NSS," kata Kepala UPTD PPA Dinas Sosial Pengendalian Penduduk Kabupaten Wajo Gusnaeni kepada detikSulsel, Selasa (24/5).

Gusnaeni dan timnya sudah menemui langsung MF dan NSS hari ini. Mereka memberikan penjelasan kepada keduanya tentang bahaya kehamilan di usia muda seperti kelahiran prematur, berat bayi rendah hingga pendarahan persalinan dan kematian ibu yang meningkat.

"Kehamilan pada usia muda atau remaja antara lain berisiko kelahiran prematur, berat badan bayi lahir rendah (BBLR), perdarahan persalinan, yang dapat meningkatkan kematian ibu dan bayi. Ini kami sampaikan karena kami sudah ikuti sosialisasinya, makanya ini yang kami sampaikan kepada keluarganya," tambahnya.



Simak Video "4 PSK Diamankan Saat Razia Hotel-Kos di Sulsel"
[Gambas:Video 20detik]
(hmw/nvl)