12 Siswa SD di Gowa Diduga Keracunan Usai Santap Nasi Kuning

Muh Ishak Agus - detikSulsel
Kamis, 19 Mei 2022 02:00 WIB
ilustrasi
Ilustrasi keracunan. Foto: Dok.Detikcom
Gowa -

Sebanyak 12 siswa di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan (Sulsel) diduga mengalami keracunan usai menyantap nasi kuning di depan sekolahnya. Mereka dilarikan ke Puskesmas Bajeng karena mengalami mual, sakit perut, dan muntah.

"Ada 12 orang siswa dibawa ke Puskesmas. (Mengalami) rasa mual dan hanya muntah. Sakit perut," kata Kapolsek Bajeng AKP Al Habsi kepada detikSulsel, Rabu (18/5/2022).

Peristiwa ini terjadi di Sekolah Dasar (SD) Madrasah Ibtidaiyah (MI), Kecamatan Bajeng, Kabupaten Gowa sekitar pukul 07.00 Wita. Pagi itu, para siswa datang ke sekolah dan membeli nasi kuning yang dijual di depan sekolahnya.


"Lagi sarapan pagi. Mereka kan tidak sarapan (dari rumah). Ada penjual nasi kuning di luar sekolah itu. Sudah mi dan makan," tambahnya.

Kemudian, para siswa pun mulai merasakan mual, sakit perut, hingga muntah. Mereka lantas dilarikan ke Puskesmas Bajeng dan tak lama setelahnya kondisinya berangsur membaik lalu dipulangkan.

"Dibawa ke Puskesmas semua dan sudah pulang semua. Tidak ada ji (siswa yang pingsan)," jelasnya.

Aparat kepolisian yang mendapat informasi itu telah mendatangi SD Madrasah Ibtidaiyah (MI). Pihaknya langsung memintai keterangan penjual nasi kuning tersebut dan berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) Gowa untuk penyerahan sampel nasi kuning.

"Sudah (penjual nasi kuning dimintai keterangan). Itu kan sampel (nasi kuning) dibawa ke Dinkes karena ada laboratoriumnya mau diketahui (kandungan nasi kuning)," bebernya.

Hingga saat ini, aparat kepolisian Polsek Bajeng belum menerima laporan secara resmi dari pihak orang tua siswa maupun dari sekolah. Pihaknya hanya mengamankan lokasi kejadian tersebut.

"Tidak ada (laporan resmi). Kita hanya amankan lokasi dan situasi kembali normal," tandas Al Habsi.



Simak Video "Puluhan Siswa SD di Padang Keracunan Usai Santap Jajanan Bakso Bakar"
[Gambas:Video 20detik]
(asm/nvl)