Kalimantan Timur

2 Kali Kilang Pertamina di Balikpapan Kebakaran Jadi Tanda Tanya Polisi

Tim detikSulsel - detikSulsel
Selasa, 17 Mei 2022 08:30 WIB
Kilang minyak milik Pertamina di Balikpapan terbakar.
Foto: Kilang minyak milik Pertamina di Balikpapan terbakar. (dok. istimewa)
Balikpapan -

Kebakaran Kilang Pertamina di Kota Balikpapan, Kalimantan Timur (Kaltim) sudah dua kali terbakar selama tiga bulan terakhir. Polisi kini menyelidiki rentetan insiden kebakaran tersebut.

Kilang Pertamina tersebut pertama kali terbakar pada Jumat (4/3) lalu. Kemudian baru-baru ini insiden kebakaran kembali terjadi pada Minggu (15/5).

"Ya kita bentuk tim dengan tim internal Pertamina, kita akan melakukan investigasi," ujar Kabid Humas Polda Kaltim Kombes Yusuf Sutejo kepada detikcom, Senin (16/5/2022).


Polisi sejauh ini sudah memanggil pihak Pertamina untuk menjelaskan insiden kebakaran terakhir yang merenggut satu korban jiwa. Hasil selanjutnya akan dilaporkan kemudian.

"Beberapa manager yang menyangkut dari teknis pekerjaan kemarin sudah langsung kita ambil keterangan, itu sebagai bahan laporan kita. Namun hasilnya belum bisa kita sampaikan," sebutnya.

Tim Laboratorium Forensik Polri Cabang Surabaya juga akan diturunkan melakukan investigasi mendalam terkait asal muasal api.

"Nanti besok dari tim Labfor Surabaya besok datang melakukan investigasi, kita tunggu saja hasilnya," bebernya.

5 Korban Dibawa ke RS-1 Tewas Terjebak Kebakaran

Kebakaran Kilang Pertamina di Kota Balikpapan mengakibatkan lima orang dilarikan ke rumah sakit. Sementara satu orang dilaporkan tewas terjebak api.

"Iya betul (terbakar), namun saat ini api sudah dapat dipadamkan, dan saat ini masih proses steril, pendinginan untuk menghindari potensi kebakaran susulan," jelas Kombes Yusuf Sutejo kepada detikcom, Minggu (15/5).

Insiden tersebut dilaporkan terjadi di Plant 5 Pertamina Balikpapan pukul 11.00 Wita. Dalam insiden ini, satu korban tewas karena dicurigai terjebak.

"Satu orang lagi tidak berhasil diselamatkan merupakan pekerja kontraktor," ujar Manager Comm Rel & CSR Refinery Unit VI Balikpapan PT Kilang Pertamina Internasional Ely Chandra kepada detikcom, Minggu (15/5).

Ely menjelaskan terdapat enam pekerja di lokasi kebakaran di Plant 5. Tiga di antaranya mengalami luka bakar sedangkan dua lainnya hanya terpapar panas api dari bahan yang terbakar.

"Terdapat tiga orang luka bakar yang merupakan pekerja Pertamina dan saat ini tengah dilakukan upaya perawatan maksimal di RS Pertamina Balikpapan, dua orang korban yang terpapar panas yang merupakan pekerja dari kontraktor telah selesai perawatan di klinik dan telah kembali ke rumah masing-masing," terangnya.

Pertamina Setop Operasional Kilang Plant 5

Setelah insiden kebakaran, Pertamina menghentikan operasional kilang Plant 5. Perbaikan dijadwalkan berlangsung selama sepekan.

"Perbaikan Plant 5 dijadwalkan selesai dalam tujuh hari ke depan," ujar Area Manager Comm, Rel & CSR Refinery Unit V Balikpapan PT Kilang Pertamina Internasional, Ely Chandra kepada detikcom, Senin (16/5).

Upaya recovery operasional kilang saat ini juga tengah dilakukan oleh tim internal Pertamina Balikpapan. Pihaknya akan memastikan Plant 5 dapat segera kembali beroperasi maksimal.

"Selain itu, kami juga melakukan pengaturan produksi di unit-unit lainnya dalam kilang agar dapat berproduksi secara optimal," terangnya.

Kebakaran Kilang Pertamina Bermula dari Plant 5

Pertamina kemudian mengungkapkan kebakaran kilang minyak di Kota Balikpapan bermula dari area Plant 5. Beruntung kebakaran ini dapat dicegah hingga tak meluas ke area lainnya.

"Tim Pemadam di Kilang Balikpapan PT Kilang Pertamina Internasional telah berhasil melakukan pengendalian api yang muncul di plant 5," ungkap Manager Comm Rel & CSR Refinery Unit VI Balikpapan PT Kilang Pertamina Internasional Ely Chandra kepada detikcom, Minggu (15/5).

Ely menjelaskan, plant ini menghasilkan bahan baku gasoline, dan untuk memenuhi kebutuhan produksi bahan baku akan dilakukan pengoptimalan stok di tangki dan pengaturan produksi di kilang Balikpapan. Usai kebakaran, saat ini Plant 5 dihentikan operasionalnya untuk sementara.

"Saat ini tim internal terus melakukan upaya recovery operasional Kilang Balikpapan agar segera kembali beroperasi maksimal," beber Ely.

"Untuk sementara waktu, alih suplai sedang disiapkan, berkoordinasi dengan Pertamina Group untuk memastikan tidak adanya gangguan dalam suplai BBM kepada masyarakat," sambungnya.



Simak Video "PDIP Desak Investigasi Menyeluruh soal Kebakaran Tangki Pertamina Cilacap"
[Gambas:Video 20detik]
(asm/nvl)