Penumpang di Pelabuhan Parepare Ketinggalan Kapal Gegara Turun Belanja

Muhclis Abduh - detikSulsel
Sabtu, 07 Mei 2022 19:41 WIB
Penumpang tujuan Nunukan dibantu petugas karena ketinggalan kapal
Penumpang tujuan Nunukan dibantu petugas karena ketinggalan kapal (Istimewa)
Parepare -

Seorang penumpang tujuan Nunukan di Pelabuhan Nusantara Parepare, Sulawesi Selatan (Sulsel) ketinggalan kapal gegara turun belanja ke dermaga. Penumpang itu akhirnya ditolong petugas dengan diantar ke kapal yang sudah berlabuh menggunakan kapal patroli.

"Iya, tadi ada satu penumpang yang ketinggalan kapal. Kebetulan saya sedang patroli jadi saya jemput dari dermaga ke KM Thalia," ungkap Komandan Patroli 580 KSOP Parepare, Andi Anwar kepada detikSulsel, Sabtu (7/5/2022).

Anwar menjelaskan awalnya penumpang tersebut turun saat kapal KM Thalia masih bersiap untuk berangkat. Penumpang ini mengaku hendak berbelanja dan turun dari kapal sekitar pukul 16.30 wita. Namun dia turun dari kapal tanpa melapor terlebih dahulu.


Tidak lama kemudian, kapal kemudian berangkat meninggalkan dermaga sesuai jadwal sekitar pukul 17.00 wita. Penumpang yang belum naik ke kapal tersebut panik dan melapor segera ke petugas.

KSOP kemudian memberikan informasi ada satu penumpang yang ketinggalan kapal. Petugas patroli pelabuhan Parepare kemudian datang menjemput penumpang tersebut dan membawanya ke kapal yang sudah bergerak menjauh dari dermaga.

"Dia turun tanpa melapor. Katanya pergi beli sesuatu di dekat pelabuhan," jelasnya.

Namun beruntung ada kebijakan dari pihak otoritas pelabuhan. Ada komunikasi ke operator kapal sehingga kapal diminta memperlambat lajunya.

"Kapal sudah jalan sekitar 500 meter dari dermaga, saya jemput penumpang tersebut di dermaga dan antar ke kapal," tukasnya.

Ketua Posko Angkutan Lebaran Pelabuhan Nusantara Parepare, Asrul mengimbau kepada para penumpang kapal agar dapat memperhatikan jadwal keberangkatan kapal. Jika sudah mepet dari jadwal keberangkatan, maka sebaiknya tidak turun dari kapal.

"Kami imbau agar penumpang benar-benar memperhatikan jadwal keberangkatan karena sudah ada jadwal yang tertera dengan jelas di tiket kapal," jelasnya.

Asrul menjelaskan, pada dasarnya tidak ada lagi alasan bagi penumpang untuk turun dari kapal jika kapal sudah mau lepas tali. Awak kapal juga tidak akan memberikan izin karena kapal juga mempertimbangkan jadwal pasang surut di pelabuhan tujuan.

"Kejadin seperti tersebut tadi sebenarnya tidak dapat ditoleransi dan tidak boleh terulang. Tentunya itu tadi merupakan kebijakan diskresi," paparnya.



Simak Video "Pelabuhan Nusantara Parepare Masih Diramaikan Penumpang Arus Balik"
[Gambas:Video 20detik]
(tau/nvl)