Dinkes Sulsel Minta Warga Waspada Hepatitis Misterius, 3 Anak DKI Meninggal

Taufik Hasyim - detikSulsel
Rabu, 04 Mei 2022 15:35 WIB
Hepatitis - sign series for medical health care
Ilustrasi hepatitis (Foto: Thinkstock)
Makassar -

Dinas Kesehatan (Dinkes) Sulsel mulai mengantisipasi penyebaran penyakit hepatitis misterius yang menular dengan meminta kabupaten/kota untuk waspada. Ini lantaran Kementerian Kesehatan (Kemenkes) memastikan tiga anak di DKI Jakarta meninggal dunia usai terkena infeksi hepatitis yang belum diketahui penyebabnya itu.

"Belum ada kasus (temuan di Sulsel). Tapi bukan berarti tinggal diam," ungkap Plt Kadis Kesehatan Sulsel Bachtiar Baso kepada detikSulsel, Rabu (4/5/2022).

Bachtiar menambahkan pihaknya sudah meminta kabupaten/kota untuk mengantisipasi penyebaran kasus ini. Apalagi sudah ada surat edaran Kemenkes untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap penemuan kasus hepatitis akut yang tidak diketahui penyebabnya ini.


"Terlebih sudah ada tiga kasus anak meninggal akibat penyakit hepatitis ini di Jakarta. Kita di Sulsel perlu mengantisipasi juga karena penyakit ini menular. Saya sudah telepon kadis kabupaten/kota se-Sulsel agar lebih waspada. Termasuk warga harus waspada," jelasnya.

Meskipun belum diketahui penyebabnya namun gejalanya ketahuan. Ada gangguan gastrointestinal yang berat seperti diare berat, mual, muntah kemudian bisa demam kuning. Sehingga pihaknya meminta kalau ada gejala segera dilaporkan.

"Supaya bisa ditangani lebih awal, lebih cepat sebelum terlambat karena penyakit ini menular," tuturnya.

Bachtiar menuturkan sejauh ini para ahli memang belum mengetahui penyebab penyakit hepatitis akut ini. Dia berharap penyakit hepatitis misterius ini bukan disebabkan varian Omicron dan lainnya. Varian ini disebutnya mempengaruhi fungsi hati.

"Semoga tidak seperti itu. Penyebabnya masih jadi penelitian para ahli di seluruh dunia," jelasnya.

Untuk diketahui, tiga anak di DKI Jakarta meninggal dunia usai terkena infeksi hepatitis 'misterius' yang belum diketahui penyebabnya. Kemenkes mengatakan baru ada 3 kasus itu saja yang ditemukan di Indonesia.

"Saat ini baru 3 orang yang suspek ya," ujar juru bicara Kemenkes Siti Nadia Tarmizi saat dimintai konfirmasi, Selasa (3/5).

Nadia mengungkapkan belum ada pasien yang dirawat karena penyakit serupa. Namun, dia meminta masyarakat tetap waspada terhadap hepatitis 'misterius' ini.

"Belum (ada pasien lain) sampai saat ini. Oleh karena itu, kita minta waspada," ucapnya.



Simak Video "CDC Imbau Dokter Terkait Ditemukannya Hepatitis Misterius"
[Gambas:Video 20detik]
(tau/nvl)