Ironi di Kota Daeng, Bulan Suci Ramadhan Tapi Gangguan Kamtibmas Kian Marak

Tim detikSulsel - detikSulsel
Jumat, 15 Apr 2022 03:03 WIB
Kampus Universitas Dipa Makassar diserang sekelompok OTK. Pelaku kini diburu polisi.
Foto : Kasus penyerangan kampus swasta oleh orang tak dikenal di Makassar (Dok. Istimewa)
Makassar -

Gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) kian marak di Kota Makassar, Sulawesi Selatan khususnya saat malam hari. Ironinya, gangguan kamtibmas ini kian marak saat bulan suci Ramadhan, dimana sebagian besar masyarakat tengah fokus beribadah.

Di antara gangguan kamtibmas yang kian marak itu salah satunya balapan liar sejumlah remaja di jalanan raya di Kota Makassar. Data terakhir menyebutkan sudah ada sekitar 300 motor balap liar yang disita polisi selama Ramadan.

"Untuk Ramadan, kita lihat sendiri bahwa balap liar itu salah satu upaya kan. Ada sekitar 300-an motor yang diamankan," kata Kasubag Humas Polrestabes Makassar AKP Lando yang menanggapi marak balapan liar di Makassar, Kamis (14/4/2022).


Selain itu, Ramadan juga diwarnai kasus lansia terserempet peluru nyasar saat mencari sahur, hingga kasus penyerangan kampus oleh orang tak dikenal. Berikut sejumlah gangguan kamtibmas di Makassar selama Ramadan yang dirangkum detikSulsel;

1. Penembakan Maut Petugas Dishub Makassar

Pada hari pertama puasa, Minggu (3/4), warga Makassar digegerkan dengan kasus penembakan maut petugas Dishub Makassar Najamuddin Sewang. Polisi belum mengungkap pelaku penembakan di kasus ini.

Najamuddin Sewang awalnya dilaporkan kecelakaan karena tiba-tiba terjatuh saat melintas di area pertigaan Jalan Danau-Manunggal 22, Makassar. Belakangan terungkap bahwa korban terjatuh dari motor karena ditembak orang tak dikenal (OTK).

Penembakan tersebut terungkap setelah polisi menindaklanjuti kecurigaan keluarga dengan melakukan autopsi jenazah. Hasilnya ditemukan proyektil peluru di jenazah korban.

2. Kasus Peluru Nyasar Serempet Lansia

Belum tuntas kasus penembakan maut petugas Dishub Makassar, warga kembali digegerkan dengan kasus peluru nyasar di Jalan Singa. Peluru nyasar ini mengenai seorang wanita lanjut usia (lansia) berusia 70 tahun bernama Hasnah.

Peristiwa ini dialami korban saat hendak bangun sahur di rumahnya di Jalan Singa, Makassar, sekitar pukul 03.40 Wita, Rabu (6/4) dini hari. Hasnah sedang terbaring di tempat tidurnya hingga tiba-tiba mendengar suara letusan dan dikira petasan.

"Saya baru mau bangun. Iya (saya masih) baring, saya dengar petasan tidak lama sakit begini ku (di bagian perut). Ternyata dikena (peluru nyasar)," ujar Hasnah kepada detikSulsel, Rabu (6/4).

Menurut Hasnah, suara letusan yang ternyata bunyi tembakan peluru nyasar itu terdengar satu kali. Selanjutnya atap rumah korban langsung bocor.

"Jadi saya bangun, itu peluru ada di samping saya tapi saya belum tahu saya dikena ini (peluru). Saya kasih lihat ke cucu, apa ini? Eh pedismi di sini ku (perut kanan)," katanya.

"Kayak (seperti) terbakar di sini. Jadi saya gosok dan terkupas ki dan berdarah dan panas," imbuhnya.

3. Kasus Sejumlah Remaja Cegat Busur Panah-Rusak Mobil Pengendara

Gangguan kamtibmas juga terjadi di wilayah perbatasan Gowa-Makassar. Sejumlah remaja mencegat dan mengancam busur panah ke pengendara mobil.

Kejadian ini viral di media sosial yang mana tampak pelaku beramai-ramai mencegat seorang pengendara mobil. Selanjutnya sejumlah pelaku menarik busur panah ke arah korban.

Sementara dalam potongan video lainnya, tampak kaca spion mobil korban sudah dalam kondisi rusak parah. Selanjutnya kaca pintu mobil korban juga pecah total.

4. Balapan Liar

Balapan liar masih menjadi persoalan klasik di Makassar. Bahkan para pelaku balap liar dilaporkan kian meningkat selama Ramadan.

Kasus ini juga sempat menjadi sorotan Wali Kota Makassar Moh Ramdhan 'Danny' Pomanto. Danny tengah menyiapkan balapan resmi untuk mencegah balapan liar tersebut.

Untuk lokasinya, para pembalap liar diajak ikut berkompetisi yang balapannya digelar di ruas Jalan AP Pettarani Makassar.

"Iya, pekan depan. Tadi malam kita rapat dengan IMI (Ikatan Motor Indonesia), penyelenggara dan Kadispora," papar Danny kepada detikSulsel, Minggu (10/4/2022).

Danny mengatakan rencananya itu sudah mendapatkan persetujuan Kapolrestabes Makassar. Hanya saja ditekankan agar lampu penerangan di lokasi balapannya nanti dimaksimalkan.

"Saya sudah koordinasi juga dengan Kapolrestabes, beliau sudah setuju. Usulan beliau tentang penerangan yang harus ditambah agar supaya betul-betul standar keselamatan," paparnya.

Ruas Jalan AP Pettarani Makassar selaku lokasi dipilih karena mempertimbangkan posisinya yang berada di tengah kota sehingga diharapkan mudah dijangkau warga.

"Akhirnya kita pilih Jalan Pettarani, karena pertimbangannya semua di tengah, kalau kita taruh di (Jalan) Tanjung Bunga, orang dari Utara setengah mati," ucap Danny.

Jadwal pelaksanaannya dimulai tengah malam hingga menjelang sahur. Dia mengklaim tempat dan jadwal balapan tidak mengganggu warga.

"Malam jam 12 (malam) supaya tak mengganggu orang dan (digelar) pada segmen anak-anak suka balap liar, jam 12 sampai subuh jam 3 sahur," urai dia.

5. Penyerangan Kampus di Tamalanrea

Kasus kamtibmas yang turut menjadi sorotan adalah kasus penyerangan kampus Universitas Dipa di wilayah Tamalanrea, Makassar. Kasus ini masih diselidiki kepolisian.

Peristiwa penyerangan itu terjadi pada Rabu (13/4) sekitar pukul 14.00 Wita. Para pelaku yang tiba di lokasi langsung masuk ke dalam kampus dan menyerang mahasiswa.

"Sekitar 20 orang yang menggunakan masker dan penutup wajah dengan membawa kayu balok dan petasan masuk ke dalam kampus dan berteriak-teriak, kemudian menyalakan petasan, dan melempar batu ke arah kampus," kata kata Kasi Humas Polsek Tamalanrea Aipda M Khalil saat dimintai konfirmasi, Rabu (13/4/2022).

"Akibat kejadian tersebut mahasiswa yang sedang nonkrong dan berkumpul di pelataran parkir berhamburan lari masuk ke dalam gedung kampus," ungkapnya.

Khalil mengatakan setelah melakukan aksi penyerangan para pelaku kemudian kabur meninggalkan lokasi kampus. Aparat kepolisian yang menerima laporan tersebut langsung menuju lokasi pada pukul 14.20 Wita dan mengamankan situasi.

"Adapun kerugian materi akibat kejadian tersebut 1 pintu kantin kampus Universitas Dipa rusak terkena lemparan, untuk luka nihil," bebernya.



Simak Video "Petugas Dishub Makassar Tewas Ditembak, Ini Rekaman Videonya"
[Gambas:Video 20detik]
(hmw/nvl)