Sulawesi Tenggara

Demo Saat Bulan Puasa, Massa Mahasiswa di Kendari Kerumuni Gerobak Es Dawet

Nadhir Attamimi - detikSulsel
Senin, 11 Apr 2022 12:44 WIB
Penjual es dawet di Kendari dkerumuni massa aksi demo 11 April
Penjual es dawet di Kendari dikerumuni massa aksi demo 11 April. (Foto:Nadhir Attamimi/detikcom)
Kendari -

Massa aksi demo 11 April di Kendari masih bertahan di kawasan Kantor DPRD Sulawesi Tenggara (Sultra). Tampak massa aksi yang tidak berpuasa mengerumuni pedagang es dawet yang tengah berjualan di lokasi demo.

"Kita tidak puasa kak, jadi minum es dawet," kata seorang pria yang enggan disebut namanya kepada detikcom, Senin (11/4/2022).

Terlihat, puluhan massa silih berganti membeli es dawet dari pedagang bermotor tersebut. Ia mengaku bersama beberapa rekannya datang ke lokasi aksi tidak berpuasa sehingga membeli dawet pedagang tersebut.


"Dari rumah tadi tidak puasa-mi kak, lagi panas," paparnya.

Pedagang es dawet bernama Hendra ini kewalahan melayani para pembeli yang tidak berhenti mengerumuninya. Hendra pun sempat meminta pembeli lainnya untuk bersabar karena antrean yang banyak.

"Sabar dulu, antre. Yang duluan dulu, tetap dikasih (yang belakangan," kata Hendra.

Hendra saat berbincang mengungkapkan setiap hari nya selama bulan puasa ini ia menjual dagangannya saat sore menunggu waktu berbuka. Namun di tengah aksi ini ia berniat untuk berjualan sejak siang.

"Kalau biasa saya dari sore keluar jualan, sekarang dari siang, ini saja baru keluar," paparnya.

Hendra mengaku penjualan hari ini cukup meningkat signifikan. Menurut dia massa aksi yang tidak berpuasa membantu pendapatannya hari ini. Hendra menjual es dawet dingin bercampur santan dan gula aren dihargai Rp 5.000 per gelasnya.

"Lumayan membantu, banyak yang beli," paparnya.



Simak Video "Viral di Medsos Sederet Spanduk Demo 11 April yang Dinilai Tak Pantas"
[Gambas:Video 20detik]
(tau/nvl)