Jalur Pesisir Buton Selatan Rusak Akibat Cuaca Ekstrem, Bahayakan Pengendara

Nadhir Attamimi - detikSulsel
Minggu, 20 Mar 2022 16:00 WIB
Jalur pesisir di Buton Selatan yang rusak akibat cuaca ekstrem belum juga dibenahi. (dok. Istimewa)
Foto: Jalur pesisir di Buton Selatan yang rusak akibat cuaca ekstrem belum juga dibenahi. (dok. Istimewa)
Buton Selatan -

Jalan kawasan pantai yang terletak di eks Kantor Brimob Batalyon B Pelopor Batauga, Kecamatan Batauga, Buton Selatan (Busel), Sulawesi Tenggara (Sultra) yang rusak parah akibat cuaca ekstrem belum juga dibenahi. Akibatnya, pengendara yang nekat melintasi was-was dan harus ekstra waspada.

Laporan yang diterima detikcom, Minggu (20/3/2022) malam, jalanan yang diketahui terletak di pantai kawasan eks Kantor Brimob Batalyon B Pelopor Batauga itu rusak berat akibat hantaman gelombang cuaca ekstrem Februari lalu.

Setengah jalan dengan panjang kurang lebih 20 meter pecah hingga sebagian jalan. Pohon kelapa yang ada di sisi jalan juga tampak ambruk. Tanggul penahan ombak juga ikut jebol. Namun, lokasi kerusakan belum juga dibenahi.


Informasi yang dihimpun, ada sebuah tiang listrik yang miring ke jalan belum juga dibenahi atau diluruskan. Tiang listrik tersebut juga masih dibiarkan miring 45 derajat ke jalan berpotensi mengancam warga dan pengendara yang masih lalu lalang di lokasi kawasan yang rusak.

"Masih seperti dulu awal jumpa tidak berubah," kata pengendara yang enggan disebut identitasnya, Sabtu (19/3) malam.

Ia mengungkapkan lokasi tersebut memang sudah dilarang melintas, namun warga dan pengendara tetap melintas. Pasalnya, larangan melewati kawasan itu hanya dipasangi dua barikade jalan yang sewaktu-waktu mudah digeser.

"Ditutup ji kak, cuma kan bisa ji digeser-geser itu pembatas. Karena masyarakat malas putar jauh di belakang, jadi digeser saja itu barikade, lalu lalang mi orang," ujar dia.

"Tapi itu mi, kita lewati itu tiang listrik (yang miring ke jalan) di atas kepala," ujar dia.

Ia hanya berharap agar jalan rusak bisa segera dibenahi. Terutama tiang listrik bisa dibenahi lebih dulu agar warga dan pengendara yang terpaksa harus melintas tidak lagi mengancam.

Sementara itu, Kepala BPBD Buton Selatan Zamaluddin saat dikonfirmasi wartawan mengungkapkan kerusakan tersebut akan diambil alih oleh BPBD Provinsi. Perbaikan itu akan menggunakan anggaran belanja tak terduga (BTT) untuk penanganan tanggap darurat bencana.

"BPBD Provinsi sudah datang dan menyampaikan waktu pengerjaan. Penanganan awalnya dimasukkan dalam tanggap darurat provinsi, yang penting bisa lewat dulu kendaraan," ujarnya.

Zamaluddin mengungkapkan Dinas PU dan pihak terkait sudah melakukan pemetaan lokasi bencana secara keseluruhan. Ia memastikan lokasi tersebut akan segera dibenahi. "Mudah-mudahan minggu depan sudah dikerjakan," ujarnya.



Simak Video "DPRD Bersurat ke RK Minta Segera Tangani Jalan Rusak di Cianjur Selatan"
[Gambas:Video 20detik]
(nvl/nvl)