Perahunya Terbalik Dihantam Ombak, Warga Kalsel Hilang di Perairan Majene

Perahunya Terbalik Dihantam Ombak, Warga Kalsel Hilang di Perairan Majene

Abdy Febriady - detikSulsel
Kamis, 24 Feb 2022 02:00 WIB
Proses pencarian.
Foto: Proses pencairan. (Abdy Febriady/detikSulsel)
Kota Baru -

Seorang pria bernama Borahing (44 tahun) warga Kalimantan Selatan (Kalsel), dilaporkan hilang ketika mencari ikan di perairan Kabupaten Majene, Sulawesi Barat. Perahu sampan yang ditumpangi korban terbalik, akibat hempasan gelombang tinggi.

Diketahui, korban merupakan warga Tanjung Pelayar, Kecamatan Pulau Laut, Kabupaten Kota Baru, Kalimantan Selatan. Keberadaan korban di Majene, lantaran sedang berkunjung ke rumah kerabatnya. Korban bukan nelayan, namun hobi mencari ikan menggunakan perahu berukuran kecil.

Peristiwa nahas ini terjadi di Desa Bababulo Utara, Kecamatan Pamboang, Selasa malam (22/02). Diketahui, saat itu korban bersama salah satu rekannya bernama Rendi (16 tahun), sedang memancing pada radius 700 meter dari bibir pantai.


"Karena situasi gelombang laut tidak bersahabat, mereka berteman dua orang masing-masing membawa perahu, akhirnya memutuskan untuk kembali," kata Kasat Polair Majene, AKP Safruddin kepada wartawan, Rabu siang (23/02/2022).

Nahas, sebelum mencapai daratan, perahu yang ditumpangi korban dan rekannya terbalik akibat dihempas gelombang tinggi. Rendi berhasil selamat, namun korban yang tidak bisa berenang hilang terseret arus.

"Setelah radius beberapa meter dari pinggir pantai, dia (korban) dapat ombak besar, yang satu temannya selamat, sementara korban tenggelam, sebab dia tidak bisa berenang," ujar Safruddin.

Setelah menerima laporan dari warga, Tim Sar Gabungan langsung diterjunkan ke lokasi untuk melakukan pencarian. Penyisiran daerah perairan sejauh dua kilometer dari lokasi kejadian, langsung dilakukan tim Sar Gabungan menggunakan dua perahu karet, namun korban belum ditemukan.

"Tadi ini sudah dilakukan pencarian dibantu nelayan masyarakat di sini. Basarnas ke arah Timur, Polair ke arah Barat. Hingga saat ini korban belum ditemukan, namun pencarian tetap dilanjutkan," pungkasnya.



Simak Video "BMKG Peringatkan Gelombang Laut Capai 6 Meter di Perairan Indonesia"
[Gambas:Video 20detik]
(tau/nvl)