Identitas kerangka manusia di Sungai Citarum terungkap sebagai Indra Haerudin, hilang sejak April 2026. Keluarga menolak autopsi dan menerima kejadian ini.
Seorang pria lansia, Suwardi (68), ditemukan meninggal di Taman Nasional Baluran setelah hilang selama 7 hari. Keluarga menerima kejadian sebagai musibah.