Trump mengklaim akan menjadi penghinaan bagi AS jika tidak meraih Nobel Perdamaian. Ia menegaskan perannya dalam meredam konflik global, termasuk Gaza.
Dalam pidatonya di PBB, Trump mengulangi beberapa klaim yang tidak benar, termasuk soal mengakhiri perang. Ia pun melontarkan kritik terhadap energi terbarukan.
Armenia dan Azerbaijan menandatangani kesepakatan damai yang dimediasi oleh AS. NATO menilai hal tersebut sebagai langkah maju untuk keamanan regional.