Tujuh kontainer produk Lamongan diekspor ke 10 negara, melibatkan 6 perusahaan dan 5 UMKM. Bupati Lamongan dorong pelaku usaha bersaing di pasar global.
Kimia Farma mencatat kerugian Rp 126,44 miliar di kuartal I 2025, turun 11% dari tahun lalu. Perusahaan fokus pada efisiensi dan inovasi untuk pertumbuhan.
PT TBS Energi Utama Tbk mencatat pendapatan konsolidasian sebesar US$ 288,2 juta setara Rp 4,79 triliun (kurs Rp 16.622) selama sembilan bulan pada 2025.