Dokter yang tewas dalam kecelakaan 'adu banteng' di Pangandaran, dikenal akan kebaikannya. Di samping itu, dokter tersebut juga dikenal sebagai morning person.
Tujuan utama sahur di lokasi penampungan bencana alam Cianjur dalam rangka melatih dan mengajari anak-anak dan istrinya untuk ikut merasakan kesusahan warga.