Pada akhir Perang Dunia II, agen intelijen Uni Soviet menghadiahkan ukiran kayu kepada DubeS AS. Selama 7 tahun, dia tak menyadari bahwa itu memuat alat sadap.
Para peneliti berhasil mengembangkan perangkat unik yang disebut sebagai 'lidah buatan'. Alat ini mampu mengukur tingkat kepedasan makanan sebelum dikonsumsi.