detikNews Elon Musk Bikin Partai Politik Baru Usai Pecah Kongsi dengan Trump Orang terkaya di dunia, Elon Musk, meluncurkan partai politik baru di Amerika Serikat (AS). Minggu, 06 Jul 2025 15:39 WIB
detikSumut Seteru Elon Musk dan Trump, hingga Bentuk Partai Baru Elon Musk mengumumkan pembentukan America Party untuk mengembalikan kebebasan warga AS. Targetnya, 2-3 kursi di Senat dan 8-10 di DPR. Minggu, 06 Jul 2025 15:02 WIB
detikNews Xi Jinping Absen dari KTT BRICS di Brasil, Putin Ikut Secara Virtual Kelompok ekonomi BRICS menggelar pertemuan puncak para pemimpin negara-negara anggotanya di Brasil pekan ini. Minggu, 06 Jul 2025 14:52 WIB
detikFinance Tarif Impor Trump Mulai 1 Agustus, Ada Negara Kena 70% Presiden Trump umumkan tarif impor baru mulai 1 Agustus 2025, bervariasi 10%-70%. Indonesia terkena tarif 32%. Minggu, 06 Jul 2025 13:30 WIB
detikBali Ayatollah Ali Khamenei Kembali Muncul Setelah Perang Israel Vs Iran Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, akhirnya kembali muncul di hadapan publik seusai perang Iran dengan Israel. Minggu, 06 Jul 2025 11:44 WIB
detikFinance Trump Bakal Kirim Surat ke 12 Negara, RI Dapat Diskon Tarif atau Tetap Kena 32%? Presiden Trump akan kirim surat resmi ke 12 negara, termasuk Indonesia, terkait kebijakan tarif impor baru. Minggu, 06 Jul 2025 10:28 WIB
detikNews Perdana, Khamenei Muncul Lagi di Publik Usai Perang Iran Vs Israel Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, kembali muncul di hadapan publik usai perang Iran dengan Israel. Minggu, 06 Jul 2025 10:07 WIB
detikFinance Elon Musk Bentuk Partai buat Lawan Kebijakan Trump Elon Musk mengumumkan pembentukan America Party untuk mengembalikan kebebasan rakyat AS. Minggu, 06 Jul 2025 09:08 WIB
detikOto Tesla Babak Belur: Mobil Murah Tak Kunjung Datang, Konsumen Kabur Penjualan Tesla merosot akibat banyak hal kontroversial yang dilakukan Elon Musk dan dianggap salah menyusun strategi. Minggu, 06 Jul 2025 09:03 WIB
detikNews Percakapan Telepon dengan Putin yang Bikin Trump Tak Senang Presiden ASTrump dibuat tidak senang dengan kelakuan Presiden Rusia Putin. Ia kesal lantaran percakapan terbaru via telepon dengan Putin tak ada kemajuan. Minggu, 06 Jul 2025 06:28 WIB