Bank Jateng dan Kementerian Perindustrian menyalurkan Kredit Industri Padat Karya Rp 15 miliar, mendukung pertumbuhan industri dan penyerapan tenaga kerja.
DPRD Trenggalek setujui utang Rp70 miliar untuk pembangunan infrastruktur dan pariwisata. Dana ini diharapkan meningkatkan PAD dan akses perekonomian warga.