Rupiah diprediksi terus melemah terhadap dolar AS akibat suku bunga tinggi dan geopolitik. Ini berisiko menaikkan harga barang impor dan menekan daya beli.
Kementerian Keuangan Amerika Serikat (AS) menyatakan Kuba tidak diizinkan menerima pengiriman minyak mentah Rusia, meskipun sedang kekurangan bahan bakar.