Saksi mengaku pernah mengumpulkan uang terkait pengurusan sertifikasi K3. Uang itu digunakan untuk kebutuhan operasional kantor hingga membayar gaji honorer.
Kepala Perpustakaan UIN Alauddin Makassar, Andi Ibrahim, terungkap berniat maju Pilkada Barru 2024 dengan uang palsu namun gagal karena tidak dilirik partai.