Rusia mengecam kedatangan militer NATO di Greenland, menyebutnya sebagai ancaman palsu. Sementara itu, Trump tetap bertekad untuk menguasai pulau strategis itu.
AS menuduh Wakil Menteri Irak dan para pemimpin milisi itu memfasilitasi pengalihan minyak untuk dijual demi keuntungan rezim Teheran dan milisi proksinya.