BPBD DKI Jakarta mengaktifkan posko siaga bencana di seluruh kantor kelurahan. Langkah ini dilakukan untuk menghadapi ancaman bencana hidrometeorologi.
Direktur Utama Perumda PAM Jaya Arief Nasrudin mengatakan jumlah kehilangan air atau non-revenue water (NRW) jaringan perpipaan di DKI Jakarta masih tinggi.