Polisi mengungkap alasan pria berteriak ancaman bom di pesawat Lion Air rute Jakarta-Kualanamu. Pelaku sempat tiga kali melontarkan terkait ancaman bom.
Polisi mengungkap sosok pria HR (42) yang berteriak ancaman bom di Lion Air rute Jakarta-Kualanamu. pria itu rupanya pernah dirawat di rumah sakit jiwa (RSJ).
Kapal yang membawa lebih dari 150 migran, sebagian besar dari Ethiopia, tenggelam di lepas pantai Yaman. Sedikitnya 68 orang tewas dan puluhan lainnya hilang.
Polisi menetapkan pria berinisial H sebagai tersangka setelah teriak 'bom' di Lion Air. Insiden ini menyebabkan penundaan penerbangan dan evakuasi penumpang.