Hamas menembakkan rentetan roket ke Tel Aviv, Israel. Hamas menyebut serangan itu sebagai tanggapan atas serangan udara Israel di dua kamp pengungsi Gaza.
Beberapa amunisi diluncurkan dari Suriah ke Dataran Tinggi Golan yang diduduki Israel sejak tahun 1967. Militer Israel membalas dengan menembakkan artileri.
Amerika Serikat sudah berjanji akan membantu Israel, sementara perwakilan Palestina di PBB mengatakan serangan Israel ke Gaza "tidak lebih dari genosida".
Militer Israel menerima laporan intelijen beberapa jam sebelum serangan Hamas pada Sabtu (7/10/2023) lalu. Tapi Israel tak menyangka akan ada serangan besar.