Beberapa pejuang yang mempertahankan Mariupol adalah anggota Batalion Azov, milisi ultranasionalis yang memiliki hubungan dengan ekstremis di seluruh Eropa.
Mariupol mengalami kerusakan terparah akibat bom dan serangan terus-menerus oleh Rusia. Kota itu menjadi kunci kesuksesan strategi militer Rusia di Ukraina.