Tiga keluarga manusia hutan di Mojokerto-Jombang bertahan hidup dengan bergabung dalam LMDH. Mereka berinteraksi dengan masyarakat meski hidup di tengah hutan.
Minyak jelantah atau mijel dibuang oleh sebagian masyarakat awam, karena kurangnya sosialisasi dan edukasi tentang perlunya mendaur ulang (recycle) mijel