Budi Noviantoro membawa INKA terus berinovasi demi bisa bertahan sebagai BUMN. Sejumlah produk dan pasar baru dijajal demi ruang gerak yang lebih luas.
Beberapa korban Tragedi Kanjuruhan menunjukkan wajah biru kehitaman. Hal itu diduga akibat zat berbahaya dalam gas air mata yang ditembakkan aparat keamanan.