Bandara Internasional Lombok siap meningkatkan frekuensi penerbangan untuk menurunkan harga tiket. Saat ini, okupansi bandara baru 2,2-2,3 juta penumpang.
Wamenag Romo Syafi'i menyebut usulan kenaikan Bipih 2025 menjadi 70% masih bisa tetap di angka 60%. Sehingga komposisinya dengan nilai manfaat bisa 60:40.